Pemungut Bekas Perut
Oleh: @ulyabismillah
Bagaimana mungkin?
Perutmu penuh makanan
Di atas orang yang kelaparan
Bagaimana mungkin?
Kau bisa tertawa bahagia
Di atas orang yang menderita
Lihatlah !!!
Mereka cantik dengan kulit kehitaman
Bercengkrama dengan jalanan
Mengais makanan bekas buangan
Menangispun tak ada guna
Karena yang menjadi saksi hanya kebisuan kata
Berontak?
Mereka tak punya dolar untuk membeli telinga kalian
Teriak?
Mereka juga tak memiliki kursi kekuasaan
Untuk duduk dengan keangkuhan
Ah, aku lupa !!!
Telingamu sudah di beli ya?
Telingamu tuli untuk mendengar kebaikan
Ah, akupun lupa !!!
Matamu juga sudah di butakan
Dari melihat kebenaran
Kau hakimi mereka
Kau anggap mereka sampah masyarakat
Jika beramal saja kau tak niat
Bagaimana mungkin dengan memerdekakan rakyat?
Sesuap nasi yang kau buang dengan tertawa
Mereka punguti dengan bahagia
Bodohnya aku,
Menyumpahi dirimu tersedak minuman
Bekas makan yang kau buang dapat di manfaatkan
Lantas? Siapa yang disalahkan?
Si Pengabdi jalanan?
Ataukan penyimpan dollar yang berhamburan?
Demak, 17 September 2018
KAMU SEDANG MEMBACA
DUNIA PUISI
PoesíaDunia puisi akan membawamu menuju sisi lain dari belahan bumi ini.. Budayakan vote dan comment.. #Indonesia membaca #KOSANA #KamiSahabatPena #Puisi #Sastra #syair
