''kaya nya gue tau deh siapa yang ngebunuh damar,'' ucap bear
suara dari mulut bear berhasil membuat mayra dan jessi langsung menghadap diri nya
''gue juga tau'' ucap mayra
''aaaaa,apa cuma gue yang gak tau apa apa?'' rengek jessi yang sama sekalitidak diladeni bear
''yf?'' tebak mayra
''makin yakin gue, sama hipotesis gue,'' ucap bear
''jess, mugkin lu korban selanjut nya,'' lanjut bear
''why?kok gue?'' tanya jessi
tanpa menjawab pertanyaan jessi, bear langsung meninggalkan mayra dan jessi,ia ingin mendalami kasus ini, tapi tidak dengan kedua sahabat nya melainkan sesorang yang memang sudah dicurigai nya dari awal,
bear menerobos masuk dari kerumunan murid murid yang sedang penasaran dengan kejadian sebenar nya, walaupun jasad Damar sudah dibawa ke rumah sakit tapi mereka tetap kekeh untuk tetap menunggu klarifikasi dari polisi dan kepala sekolah, serta satu orang yang bertanggung jawab untuk kelas ini. ya dialah yang bear cari Almahera.
bear berusaha mendapatkan posisi paling depan agar bisa melihat sosok yang dicari nya, dan akhirnya bear mendapatkan posisi paling depan
''nah ini dia ketua kelas nya, dialah yang terakhir kali bersama Damar,'' tujuk seorang perempuan putih kepada bear
Almahera yang tadinya sedang diwawancara oleh polisi langsung membalikan badan ke arah bear dan mendekatinya. tetapi sayang nya polisi lebih awal berada di depan bear.
''boleh ikut dengan saya sebentar,'' ucap seorang polisi kepada bear
''saya ikut,'' ucap almahera yang langsung di tahan oleh perempuan putih tadi
''kamu masih ada urusan kan?beresin dulu yang satu baru yang lain,'' ucap perempuan tadi dengan nada memerintah yang halus
bear pun langsung meninggalkan kerumunan dan mengikuti polisi tersebut. mayra yang melihat kejadian tersebut langsung mengikuti bear dari jauh .jessi yang melihat prilaku mayra tanpa ragu mengikutinya juga.
>~<
''benar kamu orang yang terakhir kali bersama damar?'' tanya seorang berkumis tipis kepada bear
''oke, saya tau arah jalan nya pertanyaan ini. saya memang orang yang bertemu damar setelah sekolah sepi, tapi ketika damar berusaha mengajak saya berbicara ,saya tidak terlalu meladeni dalam artian saya tidak mempedulikan dia .tepat setelah dia mengenalkan diri, saya langsung pergi dan saya tidak melihat siapapun di dalam kelas.'' ucap bear
''tapi, saya sempat melihat orang menggunakan jaket hitam di luar gerbang sekolah,'' lanjut bear
''seperti apa orang itu? lebih tepatnya,'' tanya laki laki di depan bear
''seperti ini?''
ya, lagi lagi mayra menerobos masuk dengan menggunakan jaket hitam dan masker yang melekat pada wajah nya
''apakah benar?'' tanya laki laki tadi
bear sempat ragu dengan jawaban nya, tapi memang benar mayra sangat mirip dengan orang yang dilihat bear. maka bear mengangguk seraya menatap lekat laki laki tadi
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
Behind Life
Fiksi RemajaAda secuil kebohongan dibalik kehidupan, yang membuat semua orang merasa baik- baik saja. sakit hati dimasa lalu kembali terungkap, kebohongan tipu muslihat tersebar luas. rasa ingin membunuh terus menutupi aura periang sosok malaikat, tak segan seg...
