Part 3

163 18 0
                                    

"Ya" Jihoon menjawab Perawat tersebut langsung menutup pintu Ruang UGD tersebut. Beberapa menit kemudian
.
.
.
.
Eunha Pov
"Lepasin Hoon" Gue minta Jihoon lepasin gue karna gue udah gak sanggup lagi diginiin gue sakit hati. "SINB" Jihoon ngelepasin tangan gue tapi dia malah teriak nama SinB. Terus Jihoon lari ngedorong SinB dan Ya Jihoon mau ketabrak mini truk "JIHOON" teriak gue terus gue dorong Jihoon buat menjauh dari sana terus gue cuman lihat cahaya setelahnya. Itu yang gue ingat sebelum. Kepala gue sakit banget gue mencoba buat buka mata dan yang gue lihat cuman langit-langit warna putih sama lampu yang bikin gue silaunya minta ampun. Gue yang gak nyaman itu mencoba menggerakan tangan kanan gue yang ternyata ada infusan nya jadi gue beralih buat ngangkat tangan kiri gue buat nutupin mata gue dari cahaya yg silau itu. Dan tanpa perduli siapa yang sedang masuk keruangan itu langsung mencoba bertanya “In-ini dimana" Tanya gue.

Eunha pov End

Author Pov
Setelah menemui dokter dan menghubungi keluarga Eunha Jihoon pun memasuki ruangan Eunha dan ingin memastikan keadaan gadis itu. Disaat membuka pintu Jihoon melihat Eunha yg sudah sadar lalu Eunha bertanya  “In-ini dimana" Tanyanya. Jihoon langsumg bicara "Sayang kamu udah sadar kamu lagi dirumah sakit tadi kamu nyelamatin aku" Jawab Jihoon "hah.. Hoon kamu nggak kenapa-napa kan" Tanya Eunha Cemas "Iya aku gak kenapa-napa ko sayang kamu istirahat aja dulu" Jawab Jihoon sambil mengelus rambut Eunha.
Ceklek...
Suara pintu ruangan tersebut membuat dua pasang mata menoleh ke arah datangnya suara. "Eunha kamu nggak papa kan ada yang sakit haduh kamu kok bisa kecelakaan gini sih nak" Mama Eunha memasang wajah cemas sambil menatap putri nya terbaring lemah dirumah sakit. "Ngga kok mah Eun gak kena-" Jawab Eunha yang langsung di potong Jihoon "Nggak tante Eunha gak bakal gini kalo saya nggak ceroboh Maafin Jihoon ya tante" Jelas Jihoon.
"Nggak kok hoon kamu nggak salah aku yang seharusnya bisa jaga diri aku" Eunha berusaha membela Jihoon.
"Haduh.. Kenapa malah jadi gini nggak dua-duanya gak salah mungkin emang sudah takdir nya" Mama Eunha mencoba menghentika Eunha dan Jihoon yang saling menyalahkan diri sendiri.

Jangan lupa Vote ya sama kasih Comment buat inspirasi cerita selanjutnya Oke.

Only You °Jinha°Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang