-Episode 10-

16 2 0
                                    

Dalam seminggu kami bertiga tidak pernah Bertegur sapa , Sampai akhirnya Kami memutuskan untuk berkumpul ditempat Kami biasa kami berkumpul ,Suasana kembali seperti dulu , Kami bercanda tawa dibawah pohon yang dimana pohon itu selalu kami rawat dari kami kecil hingga sekarang , Saat itu tidak ada tangisan lagi , semua berjalan dengan baik ,tapi Tak terduga hanya Beberapa Hari saja , Aldi sifatnya berubah lagi setelah perempuan itu kembali mendekati Aldi , Aku mulai tau perubahan itu saat Aldi Tidak dapat dihubungi seperti biasa , dan ia mulai kasar lagi dengan kami , Ia menjauh dari kami , Tapi aku berkata pada Amira untuk tidak memperdulikan dia Sementara ini , Amira mengiyakan tapi aku tau kalau dia tetap perduli dengan Aldi dibelakang ku , tapi kubiarkan saja , Aku tidak ingin Amira kecewa dengan Aldi Makannya aku menyuruhnya tidak memperdulikan Aldi ,tapi tetap saja dia Mengabaikan perkataan ku , Sampai saat nya Aldi dan Amira bertemu di Sebuah taman , itu benar benar tidak terduga , saat itu aku tidak menemani Amira ditanam karna aku sedang ada Tugas Sekolah ,jadi Amira kesana sendirian , Ia bertemu dengan Aldi. Aldi menyapa Amira , begitu juga dengan Amira , Amira bertanya pada Aldi " Eh ,Al dimana pacar kamu itu? , Aldi pun menjawab " Pacar yang mana? " , "Ih kamu ya semalam aku liat kamu sama perempuan itu makan di cafe, hehe kamu tidak ngajak ngajak ya ,Al?" ," Oh itu Tania namanya , Dia Masih Pdkt'an belum pacar hehe" , "Hemm ,ohya kamu ngapain disini? " , "Aku Lagi mikir mau buat surprise buat si Tania" ," Surprise apaan itu?" Tanya Amira dengan nada sedikit Sedih , " Aku mau nembak dia ,kira-kira apa ya surprise yang bagus?"  ,"Hem kamu kasih Hadiah kaya Buat kencan sama Hadiah kado boneka aja", "iya ya Ra beliin bonekanya bisa ?" , " Bisa,kapan mau dikasih nya?", "Besok malam","Yaudahdeh,aku pulang dulu ya al ,besok aku beli boneka nya ","Makasih ya Ra ,oke hati-hati". Amira pulang dengan meneteskan air mata dan Berlari lari.Sampainya Amira dijembatan dekat sekolah ia berkata sambil menangis "Kalau Senyuman palsu ku ini bisa selalu membuat mu bahagia , apakah tangis ini akan Membuat mu,menderita? Siapa aku? Mau aku menangis , mau aku tertawa apa lah perduli Aldi , Aldi hanya menyukai perempuan itu ,hanya menyayangi perempuan itu , aku bukan siapa siapa ! Tapi ,aku Tetap Menyayanginya , Apapun yang terjadi , selagi Nyawaku masih ada akan Ku jaga Dia , Tapi ketika aku tidak ada lagi semoga Dia tetap tersenyum ". setelah berkata itu Amira pulang kerumahnya .

"Derita dibalik Senyum"Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang