Dusk Glow pt. 1

3.1K 152 5
                                        

Kedua tungkai kurusnya semakin cepat berpacu menembus gelapnya malam bersamaan dengan jantungnya yang berpacu semakin menggila. Tidak ada penerangan apapun kecuali sang rembulan yang bersinar terang di atas sana yang menerangi jalannya di hutan belantara itu.

Kakinya bahkan sudah terasa kebas terhadap apapun. Dia tidak peduli apapun yang saat ini sedang menancap di telapak kaki telanjangnya. Baju putihnya sudah compang-camping akibat semak belukar dan dahan-dahan rendah pepohonan. Dan sekali lagi dia tidak peduli.

Selagi mempercepat langkahnya, kepalanya sesekali menengok ke belakang. Berharap-harap cemas makhluk itu tidak akan mengejarnya lagi karena semakin memasuki hutan.

Kedua mata kecilnya membulat ketika merasakan sesuatu berlari seiringan dengannya. Di belakang sana ada seseorang yang sedang mengejarnya dengan kilatan mata berwarna ungu terang.

Nafasnya sudah tidak kuat. Rasanya kakinya bisa patah sewaktu-waktu karena sudah berlari cukup lama. Namun si pucat Yoongi ini tidak akan menyerah begitu saja. Dia harus lepas dari orang itu.

Tiba-tiba tubuhnya menegang hebat disertai kakinya yang mendadak menghentikan laju cepat larinya secara mendadak. Kedua matanya melotot horror melihat pemandangan di hadapannya. Ujung hutan ini adalah jurang yang sangat dalam.

Nafasnya tersengal-sengal sambil memandangi jurang gelap gulita itu. Dia terpojokkan di antara dua ancaman mematikan, di tangan makhluk itu atau memilih terjun ke jurang.

Yoongi berbalik. Dari dalam hutan terdengar langkah kaki berat yang mendekat. Perlahan-lahan kilatan ungu terang muncul dari balik kegelapan hutan. Sosok itu memunculkan wujudnya di hadapan Yoongi. Dia tidak terlihat ngos-ngosan seperti Yoongi, tampak tenang seolah baru saja tidak berlari mengejar Yoongi.

“Kau tak bisa kemana-mana, Yoongi.” Tangan orang itu terulur ke depan. “Takdirmu adalah di sini. Menjadi pendamping vampire dan itu sudah ditentukan sesuai ramalan, Yoongi.”

Tubuh Yoongi terasa kaku digerakkan. Sosok vampire itu melangkah maju dengan tegas. Wajahnya yang rupawan perlahan-lahan terkena sinar keperakan sang rembulan. Sorot matanya tajam dan berkilat ungu terang.

“Sudah takdirmu untuk tetap bersamaku, Yoongi.”









DUSK GLOW

Jimin x Yoongi








“…kalian tentunya tahu kalau kelelawar penghisap darah itu tidaklah menghisap darah manusia. Mereka memang penghisap darah, tapi mereka menghisap darah hewan ternak. Hewan ini ditemukan di Amerika Selatan pada abad ke-16. Saat itu masyarakat sedang dihebohkan dengan hewan ternah mereka yang tiba-tiba menjadi lemas dan kekurangan darah di pagi harinya. Dan setelah ditelusuri ternyata wabah itu akibat kelelawar penghisap darah.”

Seorang dosen muda berkebangsaan China menjelaskan tentang kelelawar penghisap darah kepada mahasiswanya. Semuanya tampak antusias karena mereka beranggapan bahwa kelelawar penghisap darah itu ada kaitannya dengan mitologi terkenal dari Eropa, yaitu vampire.

“Anu… Zhoumi sonsaengnim! Apakah mereka ada sangkut pautnya dengan vampire?” tanya seorang laki-laki bertubuh tambun sambil mengangkat tangannya. Pertanyaan itu malah langsung ditanggapi tawa teman-teman sekelasnya.

Dosen berkebangsaan China itu terkekeh halus. “Tidak. Dari tiga spesies kelelawar vampire, semuanya merupakan endemi di Amerika Latin dan tak ada bukti yang menunjukkan bahwa hewan ini pernah punya kaitan dengan Dunia Lama sehingga hampir tidak mungkin cerita vampire berasal dari kelelawar vampire.”

MINYOON'S STORY Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang