#7 - Minggu

43 15 3
                                        

Tiba tiba bel berbunyi
/Ding Dong/

"Siapa yang datang pagi pagi begini?"-Hani

"Buka pintunya" perintah
Yoongi

Hani berjalan untuk membuka pintunya tapi dia melihat dulu dari jendela siapa yang datang dan ternyata

"Jimin!!!" Teriak Hani dengan panik

"Hah?? Cepat sembunyi"
Hani lari dengan cepat ke kamarnya.

Yoongi membuka pintunya
"Lama sekali membukanya" -Jimin

"Maaf. Ayo masuk"

Jimin masuk ke rumah Yoongi dan duduk di sofa

"Kau mau minum apa?" Tawar Yoongi

"Terserah"

Jimin melihat sesuatu yang aneh di bawah meja ruang tamu. Dia memungutnya dan ternyata itu lipstik.

Yoongi datang dengan 2 cangkir kopi yang hangat. Ia meletakkannya di meja

"Ini punya siapa Yoongi?"

Mata Yoongi sedikit membulat.
Pasti punya Hani!- batin Yoongi

"Umm.. punya- punya eommaku tentu saja kan"

"Tapi bukannya kau bilang, eomma mu sedang pergi bersama Appa mu?"

"Yaa kau tahukan perempuan tidak hanya punya satu benda seperti itu"

"Haha kau benar" Jimin meletakkannya di meja.

"Oh ya ada apa ke sini jim?"

"Sudah lama kan aku tidak ke rumahmu"

"Bagaimana kalau kita main PS"

"Setuju!"

Mereka berdua hanyut dalam permainan.

Hani POV
Padahal aku mau keluar tapi kenapa Jimin tidak pulang pulang sih?
Yaudah lah aku nonton drama aja.

11.30
Gak terasa udah siang aja
Jimin sudah pulang belum ya?
Aku keluar dari kamar dengan hati hati.

Sepi sekali? Kemana mereka berdua pergi? Baguslah mereka sudah pergi

Cuacanya bagus tidak terlalu panas siang ini. Aku melangkah riang di udara. Aku pergi ke rumah Somi untuk mengajaknya pergi.

***

Di supermarket
Yoongi pergi ke supermarket untuk membeli kopi dan beberapa minuman. Ada 3 ibu ibu yang jaraknya tidak jauh darinya sedang berbicara tentang sesuatu.

"Kemarin kalian tahu kan ada penculikan" kata ibu ibu berambut pendek

"Iya, kasihan sekali dia" kata ibu2 bergingsul

"Daerah kita sekarang sudah tidak aman lagi" kata ibu2 berbaju pink

"Kita harus menjaga anak kita dengan baik"

"RaSoo kan korbannya?"

"Kasihan ibunya"

"Tapi dia sudah dipulangkan kan?"

"Iya tapi keadaannya parah"

"Katanya dia diperkosa oleh 2 pria"

"Ya ampun! 2 pria?"

"Dia juga di cambuk beberapa kali jika dia menolak"

"Badannya juga memar kan?"

"Kapan penculik itu tertangkap?"

Cold Love Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang