Keyra bangun lebih pagi karena dia harus datang lebih awal untuk dirias terlebih dahulu.
Ia memakai pakaian biasa terlebih dahulu karena pakaian yang akan digunakan nya ada disekolah.
Ia berjalan keluar menuruni anak tangga satu persatu menuju meja makan.
"Pagi semua." sapa Keyra.
"Pagi." balas mereka.
Seperti biasa ia duduk disebelah Kakaknya dan mengambil sarapan yang ada dimeja makan dan memakannya.
Mereka sarapan dalam diam. Setelah sarapan Keyra berpamitan untuk berangkat kesekolah.
"Mah, Pah, Keyra duluan ya ke sekolahnya, kalian nyusul aja nanti." ucap Keyra seraya beranjak dari duduknya dan menyalami kedua orang tuanya.
"Ya sudah, kamu hati-hati dijalan ya sayang, dan jangan gugup nantinya." ucap Tari.
"Iya Mah, insya allah gak akan, ya udah Keyra berangkat ya, Assalamualaikum" ucap Keyra dan berjalan keluar rumah.
🌿🌿🌿🌿
Sampai disekolah sudah ada panggung dan kursi yang berjejeran dilapangan serta kursi khusus untuk sungkeman nanti.
Ia bergegas menuju ruang guru untuk dirias disana terlebih dahulu.
Diruang guru ternyata sudah ada Rafael yang sudah memakai kemeja putih dibalut dengan jas hitam dengan celana bahan hitam yang mebuatnya semakin terlihat gagah dan tampan.
"Eh Keyra kamu sudah dateng." ucap guru wali kelas Keyra namanya Susi.
"Iya Bu sudah." balas Keyra seraya mengangguk pelan.
"Ya sudah kamu langsung ganti baju dengan baju ini, setelah itu baru kamu dirias." jelas Bu Susi.
"Iya Bu" ucap Keyra lalu mengambil pakaian yang ditunjukkan oleh Bu Susi dan berjalan menuju kamar mandi yang ada diruang guru.
Didalam kamar mandi Keyra segera mengganti pakaiannya.
Setelah selesai, ia melihat dirinya dari pantulan dicermin kamar mandi.
"Udah kayak mau jadi pengantin beneran aja." ucap Keyra seraya melihat dirinya dipantulan cermin.
Setelah selesai ia keluar dari kamar mandi untuk dirias.
Setelah Keyra dan Rafael selesai dirias. Tidak lama kemudian sudah banyak siswa siswi serta orang tua mereka yang mulai berdatangan termasuk Naura dan Nico yang aka menjadi pasangan untuk pelepasan atribut.
"Wah..Keyra kamu teh cantik banget." ucap Naura.
"Kamu juga cantik banget Nau." ucap Keyra.
Tiba-tiba datang Bu Susi yang tidak lain adalah wali kelas mereka.
"Baik anak-anak kalian teh sudah selesai kan, sekarang kalian siap-siap karena sebentar lagi acara mau dimulai." ucap Bu Susi.
Keyra dan Naura menatap ke arah Bu Susi dengan mata yang sudah berkaca-kaca
Bu Susi yang melihat itu pun terkejut begitu pula dengan Rafael dan Nico.
"Loh, kalian teh kenapa nangis, nanti make up nya luntur loh" ucap Bu Susi.
Keyra dan Naura yang mendengar ucapan Bu Susi pun malah semakin menangis dan berlari memeluk Bu Susi.

KAMU SEDANG MEMBACA
Perikanan
Teen Fictionkisah ini bukan hanya menceritakan tentang kisah cinta anak remaja. tetapi juga menceritakan tentang perjuangan seorang gadis dan juga sahabatnya yang rela sekolah dengan mengambil jurusan perikanan demi ingin mengembangkan potensi ikan diindonesia...