Ok hari ini author up 2 ya soalnya author lagi mood banget hehehehh dan gak sibuk😂😊😄
Baca yang semangat.
________________________________________________
Lisa sudah duduk dikursi pinggiran bundaran taman tetapi dia masih belum menemukan seorang yang menelponnya tadi.
"Iii bikinn kesell bangett tu si orang tadi nyuruh cepet kesini sekarang?? Dia ngilang aja dasar gak tau diri siapa sih orangnya itu-_" gerutu Lisa yang kesal karena dari tadi dia menunggu
Tiba tiba dia merasakan ada orang yang memegang bahunya. Tetapi dia tidak melihat siapa siapa dan kemudian...
"Bram?" Tanya Lisa
"Hehehhe iya maaf yaa tadi buat nunggu soalnya gue lagi beli bunga" jelas Bram kepada lisa dan memberikan sebucket bunga
"Ni buat lo dahh terima aja" kata Bram sambil memberi bunga
"Ee iya tapi ini berlebihan bram cuma mau ketemu bentar aja" kataku menjelaskan
"Eets kata siapa sebentar hmm gue mau ngajak lo jalan jalan bandung sekalian kita ke rs untuk jenguk teman gue" kata kata Bram itu membuat Lisa diam sejenak
"Lisa??" Kata Bram sambil menjentikkan jari
"Ee iya gue bakal temenin lo soalnya gue gak ada kegiatan" kata Lisa menerima emang sih sebenernya Lisa pengen tidur sambil nonton film dikamarnya seharian tapi yaudahlah ditunda dulu.
Lisa dan Bram pun meninggalkan taman karena Lisa mau pulang untuk membersihkan diri dan Bram akan menjemputnya jam 10 nanti.
Jam 10
Bel dirumah Lisa berbunyi dan Lisa langsung bergegas turun.
"Bentarr" kata lisa dan membukakan pintu rumahnya
"Ee lo Bram masuk dulu ya gue mau ngambil hp gue dikamar" kata lisa dan meninggalkan bram di ruang tamu. Disini lisa sendiri karena ayah sama ibu lagi pergi keluar kota.
Lisa dan Bram pun mulai berkeliling mulai dari ke taman, museum, mall.
"Makan yuk ini udah jamnya makan siang" ajak Bram ke lisa
"Hmm iyiy mau makan di mall ini apa diluar?" Tnya Lisa
"Diluar aja" kata bram
"Okok resto apa cafe?" Tanya Lisa
"Yahh terserah kamu enakkan dimana?" Tanya Bram
"Ok gimana kita ke cafe langganan gue aja dideket sini gak jauh kok" kataku memberitahu
"Okok baiklah lo tunggu disana gue mau ngambil mobil" kata Bram sambil meninggalkan lisa
Mereka pun telah memasuki halaman cafe tersebut dan mereka langsung duduk di dekat jendela lalu mereka memesan makanan.
"Lisa nanti abis makan kita mau kemana?" Tanya Bram
"Kemana yaa enakkan hmm.... gimana kalo kita nonton aja dah lama soalnya gak nonton" kata Lisa
"Hmmm iyiy kita nonton" jawab Bram
Tak lama makanan yang mereka pesan tiba dan mereka memakannya.
Di bioskop mereka menonton film komedi hampir 2 jam mereka ada dibioskop. Tak terasa ini sudah sore mereka pun pergi ke rs untuk menjenguk teman Bram itu.
"Suster saya mau nanya dimana ruang steven lay?" Tanya Bram kesuster
"Ruang pak steven ada di lantai 2 ruang melati no 3" jelas suster tersebut
Mereka pun pergi ke ruang yang diberitahu oleh suster tersebut dan kami menemukan ruang itu
"Permisi?" Kata Bram dan dia masuk
"Ee lo bro? Apa kabar ni dah lama gak ketemu?" Kata steven dan mereka saling berpelukan cowok
" baek gue lo apa gak niat ni mau keluar rumah sakit ini?" Tanya Bram dan tertawa
"Aelahh kalo gue boleh pulang sekarang yahh gue pulang gak mau lama" kan gue dari dulu gak suka bau obat obatan" jelas Steven, steven pun melirik ke arah ku dan
"Eeett dahh lo Bram udah pacaran aja ni kenalin apa ke gue itu cewek" kata steven dan tertawa kecil
"Njir apaan sih steven lo ngomong suka bener ya" kata bram lalu tertawa
"Eee enggak kami cuma temenan aja" kataku membuka suara
"Temen apa temen?" Tanya steven menggoda
"Ck elo bro sakit" demen banget ganggui kita cuma temen kale" jelas bram
"Ee iya kenalin gue steven lay elo siapa?" Kata steven
"Gue lisa" kataku sambil tersenyum
Setelah cukup lama di rs ini kami pun pulang.
"Makasih ya udah temenin aku seharian" kata bram berterima kasih
"Hmm iyaa gpp kok dan makasih ya buat makanannya tadi" jawabku
"Iyiy udahh masuk sana dah malem, good night😊" kata bram
"Night" jawabku dan masuk kerumah
Dan terdengar suara mobil pergi aku pun kekamar untuk segera tidur karena terlalu lelah dan capek.
KAMU SEDANG MEMBACA
Segitiga Biru
De TodoPerubahan sifat seseorang yang didasari oleh cinta dan kasih sayang berawal dari pertemuan yang biasa saja sampai membuat kedua insan itu sedikit berubah dari dingin menjadi perduli. Sama seperti halnya air laut yang begitu dingin dan seseorang yang...
