masih dengan dendam yang sama

19 3 0
                                        

Rafael masih berada diposisinya di balkon rumahnya ia menikmati angin sore yang berhembus.

Ia mengingat masa masa nya waktu kecil yang penuh dengan kasih sayang tetapi sekarang ia merasakan kesepian yang melanda dan akhir akhir ini ia merasakan sedikit bahagia entah apa yang membuat dia seperti itu.

Berbalik dengan Bram yang sekarang ia masih di rumah sepupunya itu

"Sekarr gue mau minta sedikit info ni"kata bram memelas
"Apa" jawab sekar yang malas meladeni makhluk satu ini
"Gue mau tanya tentang sahabat elo yang satu itu" kata Bram serius
"Lisa??" Tanya Sekar memastikan

"Yaiyalah siapa lagi yang mau temenan sama orang model kek lo" kata bram
"What!!lo bilang apa barusan yaudah gak usah tanya ke gue MALES GUE NGURUSI LO" kata sekar yang kesal karena ia merasa di katain

"Yaelahh baperan amat dehh lo kagak jadi eh gue tarik,semua orang juga pada mau temenan sama lo kan lo itu canttikk,baikkk,murahh senyumm,dan pintarr lo itu perfect dehh" rayu Bram

"Iyee gue mah tau kalo itu gue" jawab sekar sangat pd
'Iye cantik,baik kek kucing garong' batin bram

"Iyee sekarr sekarang kasih tau info tentang Lisa" kata bram yang antusias
"Dia ituuu b aja" kata sekar dan lalu meninggalkan Bram yang melongo itu

"SEKARR LO MAU KEMANAA" Teriak Bram
"Sorry bram gue kagak boleh kasih tau rahasia sahabat guee ke elo" kata sekar jujur

Iya waktu lisa dan sekar di kamar sekar lisa meminta agar jangan memberitahu apa apa tentang dirinya.

Sekar pun hanya tertawa terbahak bahak saat mengingat wajah bram yang melongo tadi.

***

Berbeda lagi dengan Lisa ia binggung dengan sahabat yang satunya itu kenapa sekar tidak  memberitahu bahwa kakak kelasnya yang bernama Bram itu adalah sepupunya Sekar.

Lisa juga berpikir kenapa akhir akhir ini ia dilanda dengan kebimbangan dengan hatinya ia kadang merasa bahagia dan juga kecewa tetapi ia paling sering merasa bahagia saat bertemu dengan rafael padahal tidak ada yang istimewa.

Lisa binggung karena ia takut akan salah masuk jurang yang sama cukup sekali karena itu ia menjadi terpuruk waktu itu

Flashback on

Lisa yang menduduki kursi smp kelas 9 itu membaca novel kesukaannya yang bergenre horor ia sangat menyukai hal yang berbau mistis.

Tak lama pintu kelas itu di dorong paksa dan lisa terkejut karena bunyi pintu itu yang kuat

"Haloo bidadari ana guee" teriak seorang cowok
Ana nama panggilan lisa dari cowok tersebut mengambil nama kepanjangannya cetriana

Lisa yang mendengarkan hal itu merasakan pipinya yang memanas

"Ciee pagi pagi udahh blushingg" goda cowok tersebut
"Iii apansih al lagian siapa sih yang gak blushingg saat pacarnya bilang kek gitu"benar cowok itu sekarang berstatus pacarnya lisa yang bernama renaldo bisa dipanggil aldo tetapi panggilan khusus lisa ke renaldo adalah al mengambil nama tengah cowok tersebut

"Yaudahh ni coklat lo gak lupa kan hari ini hari apa?" Tanya aldo
"Yaelah lo kira gue pikun apa" kata lisa sambil tertawa kecil
"Met aniv yang pertama yaa gak kerasa udah 1 tahun pacaran sama kamu mudah mudahhan aku dan kamu selalu kompak dan juga selalu merasa nyaman jangan banyak ngambeknya semoga jadi yang terbaik untuk aku" jelas aldo panjang lebar

"Heheheh iya iya aku bakal berusaha buat aldoku bahagia" balas lisa padahal lisa sedikit geli saat memanggil aku-kamu

Flashback off
"Huh kenapa ingatan itu kembalii" kesal lisa saat memori itu menampilkan hal tersebut
"ARRRGHHH GUE BENCII LO ALL KENAPA LO TINGGALIN GUEE GUEE BENCI GUE GAK BAKAL NGELUPAAIN HAL ITU ITU SANGAT MENYAKITKAN hikss.. guee benci lo al.." teriak lisa yang akhirnya terisak

"Gue gak akan maafin lo al lo terlalu jahat untuk dimaafkan" lirih lisa

.
.
.
.
.
Duhh masalah apa yaa buat lisa benci aldo itu
Tunggu kelanjutanya
Jangan lupa vommentnya😄

Segitiga BiruTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang