Pendahuluan

174 9 12
                                    

Kukira, takdir-takdir manusia itu seperti benang warna-warni yang jumlahnya ratusan dirajut menjadi satu menjadi bola benang yang sering ditendang kucing

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kukira, takdir-takdir manusia itu seperti benang warna-warni yang jumlahnya ratusan dirajut menjadi satu menjadi bola benang yang sering ditendang kucing. Masuk ke dalam, dijalin keluar, ikat, diputus. Lipat-lipat, masuk lagi sampai berlapis-lapis terus besar dan besar dan besar sekali, mengingat makin banyaknya manusia yang lahir akhir-akhir ini.

Dan benang-benang itu adalah garis-garis kuantum dari peleburan beberapa rasi bintang menjadi satu, yang terserak di langit dan dipandang mata anak-anak dari atas gunung.

Dan benang-benang itu adalah gumpalan wol kusut, di mata manusia dewasa.

Tapi benang-benang itu teratur dan menjadi lebihcantik, dalam genggaman Tuhan.    


***


Beruang PandaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang