hari selasa waktunya mila berkerja jadi model
dan ternyat banyak yang memuji kecantikan mila
setelah pejerjaan selesai
mila lansung pulang
"mah mamah tau kan adit teman waktu aku kecil"ucap mila
"tau emang kenapa nak"ucap putri ibu mila
"dan dia nikah sama nurul shabat aku mah aku cinta banget sama ka adit mah hiks hiks hiks"ucap mila bersedih dalam pelukan putri
"kamu yang sabar ya nak"ucap putri sambil melepaskan pelukannya lembut
"tapi mah aku selalu nunggu kedatangan kak adit tapi malah dia nikah sama nurul mah"ucap mila lemah tapi tidak menangis
"ya udah kamu istirahat dulu"ucap putri lembut
dan nurul pu akhirnya menirut untuk istirahat siang
di dalam kamrnya dia nampak begitu benci pada nurul ternyata nurul selalu yang menang dalam hal cinta
"kenapa si setiap aku suka sama cowo tapi cowo yang aku suka selalu suka pada kamu nurul apa ku gak cantik sepeti kamu terutama rendi kaka kelasku yang aku sukai ternyata dia suka kamu walaupun kamu tolak cintanya tapi hal yang aku sakit hati kak adit cinta pertama aku malah nikah sama kamu dan mulai hari ini aku benci kamu karena kamu telah merebut kak adit dan kak rendy
pokonya kak adit harus dipelukanku aku kan berjuang untuk mendapatkan kak adit karena dia cinta pertama ku"ucap mila tegas sambil menatap poto nurul dengan tarapan benci
disisi lain ahmad sedang bersantai di balokon rumahnya
"kenpa akhir-akhir ini kepikiran terus ya sama mila"ucap ahmad bingung
dan kemudiam siddiq langsung menghampiri anakanya
"ahmad"ucap siddiq ayah ahmad
"apa yah..?"tanya ahmad
"adit sahabat kamu udah nikah terus kamu kapan"ucap siddiq
"jodohnya belum ada"ucap ahmad datar
"nih anak ganteng mapan tapi kok gak ada yang mau aneh"ucap sifdiq dalam hatinya
dan akhirnya sidfiq meinggalkan ahkamd di balkon
"apakah aku harus berjuang cari jodoh"ucap ahmad dalam hatinya
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA DALAM DIAM
SpiritualKisah seorang istri yang tidak diharapkan oleh suaminya di karenakan suminya mencintai sahabatnya sendiri yang juga notabenya teman masa kecil suamiya dulu "Aku tahu diri , dia hanya bakar tak berapi pada ku, sebab itu aku hanya cinta dalam diam pad...
