aku menemukan mendung di dalam tubuh nenek. pelan-pelan merangkak melalui jantung. musik-musik renta yang terlelap
adalah bising kota yang ranum membelai
kepalaku yang selalu sunyi. aku mencari orang asing. akan aku bawa dia ke jendela
di kepalaku. kami masing-masing akan berharap, semoga malam ini tiada di tubuh masing-masing.
aku melihat ayah berjalan jauh ke pasar. nenekku tidak ada di mana-mana. biasanya dia sedang membereskan kaleng-kaleng susu yang tergeletak di gudang tua miliknya sambil memantik rokok yang dibalut baju yang sobek.
aku menguncer kopi, kehabisan matahari
setengah. hujan tidak kunjung sering datang dengan tumben. ia tampak kekeringan.
[]
KAMU SEDANG MEMBACA
Laung
Puisila·ung [k.s] suara yang kuat (nyaring) yang diteriakkan (untuk memanggil atau menyeru) cover illustration by Kevin Lucbert
