Bimbang

32 9 0
                                    

Pagi-pagi sekali ray sudah berangkat ke sekolah. Pada saat sampai di sekolah ternyata feeza juga sudah ada di sekolah.

Ray masuk melihat feeza sedang sibuk membaca sebuah novel yg tebalnya udah kayak make up mbak ipeh penjual soto di kantin.

Tiba-tiba ada sesorang masuk dan menghampiri feeza.

"Fii"sapa seseorang yg merupakan davin.

"Iya kak ada apa?"

"Nanti ke kantin bareng gue yah"pinta davin.

"Iya kak"

Keheningan kembali ketika davin melangkahkan kaki keluar dari kelas feeza.

Gak lama kemudian agatha datang. Langkahnya terhenti di depan pintu kelas. Karena dia melihat sesuatu yg janggal. Matanya tertuju pada sosok ray yg memperhatikan feeza dengan lekat.

"Woy ngapain pagi-pagi berduaan?pacaran kalian yah?"ujar agatha sok tau

"Apaansi"

***

    Tinggtinggting

Agatha mengajak Feeza untuk ke kantin bersama. Namun Feeza berkata bahwa dia sudah ada janji untuk ke kantin bersama kak davin.

"Ray kantin yuk"ajak agatha tapi tidak di respon oleh ray.

"Dasar bongkahan es antartika"ujar agatha kesal dan pergi meninggalkan ray.

***


Bel pulang berbunyi...

"Fii,pulang bareng gue"ajak ray

"Nggak ray gue udah janji sama kak davin buat pulang bareng"

Ray hanya diam dan berjalan menuju parkiran.

Tepat pukul empat sore ray datang ke rumah feeza untuk mengerjakan tugas yg tidak dimengertinya, merek juga sudah janjian untuk mengerjakannya bersama.

    Tokktokk

"Halo ray ,mari masuk"

"Iya tante mira, feezanya ada?"

"Feeza nya lagi pergi sama siapa namanya yah"ujar mama feeza. "Davin?"tebak ray.

"Ah iya itu davin"

"Oh yaudah tan ray balik yah"pamit ray

"Iya ray"

Haruskah gue pergi tanpa pamit? Dia pun tak perduli.

***

Hari ini hari terakhir gue di jakarta.

"Fii boleh ngomong sebentar nggak?"

"Eh bentar ponsel gue ketinggalan"

Ray berfikir bahwa memang seharusnya dia pergi. Dia berubah menjadi tidak terlalu dingin karena feeza.

"Agatha dipanggil bu winda disuruh ke ruang guru"ucap salah seorang teman sekelasnya.

Sesampainya di ruang guru.

"Agatha nanti kamu tolong bawa absen yah taruh di meja ibu"ujar bu winda.

"Buat apa bu?"

"Ada siswa yg mau pindah"

"Pindah? Siapa bu?"

"Ray kaivan yg peringkat kedua nasional"

"Oh iya makasih bu nanti agatha bawain absennya"

Agatha berniat untuk memberitahu feeza. Dia berlari mencari feeza namun tidak ketemu. Pada saat feeza kembali ke kelas.

"Fii,gue mau ngasih tau sesuatu yg penting banget"

"Apaansi gue cape , palingan juga gosip pak mamat punya istri baru"ucap feeza.

Agatha sedikit emosi karena feeza tidak mau mendengarkannya.

"Terserah lo"

Agatha berniat bertanya langsung kepada ray apakah ray benar-benar akan pindah ke kalifornia.

"Ray"panggil agatha.

"Hmm"

"Lo mau pindah?"tanya agatha.

"Hmm"

"Lo udah bilang sama feeza?"

"Belum"

"Kata bu winda lo berangkat besok subuh,terus lo gak pamit ke feeza?"

"Emang perlu banget gue pamitan ke dia"ujar ray

"Ray gue tau lo suka sama feeza ,gue tau karena pandangan lo dan sikap lo ke dia itu beda"

"Iya gue suka sama dia,dan supaya lo tau, dia yg ngerubah gue sejak SMP gue gak kayak gini,gue gak pernah berteman dan gak pernah bicara sama siapapun. Tapi karena gue mulai suka sama dia,gue mulai membuka diri"jelas ray.

"Terus kenapa lo gak pamitan sama feeza?"

"Dia gak punya waktu untuk bicara sama gue,dia sibuk sama davin"

"Gue cuma minta lo jangan bilang ke feeza kalo gue pindah sampai gue udah naik pesawat"tambah ray

"Feeza lo bakalan nyesel"




NANTIKAN LANJUTANNYA YAH

JANGAN LUPA FOLLOW, VOTE DAN COMMENT YAH.

SEPERTI APA KELANJUTANNYA KEEP READING.

KIRA-KIRA RAY PAMITAN GAK YAH SAMA FEEZA?

Remember Again✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang