4.Anak Baru (2)

28 4 0
                                    

-Pict: Febrian Adira Pratama

Anissa hanya diam, dia takut jika Rian sakit hati dengan apa yang tadi Anissa katakan

Anissa keluar dari kelas, ia tidak ingin cepat-cepat waktu pulang, itu membuatnya takut. Anissa terus mengingat saat wajah Rian begitu berbeda

"Aduhh! Sial banget sih Anissa, ehh eh tapi kan Rian itu musuh aku, bukannya emang kalo musuhan harus gitu ya?, tapi aku ngerasa bersalah banget nihh, gimana ya?," ucapnya sendiri sembari jalan menuju kelas kakaknya

Brukk

"Ahh, maafkan aku kak," ucap seorang gadis perempuan seumurannya sambil mengendong tas kuning hitamnya

Anissa beranjak berdiri, "Tidak apa kok, maafkan aku juga, tadi aku sedang tidak fokus dengan jalanan, hehe," ucap Anissa

Anissa melihat gadis itu membawa tas, "Kamu mau kemana membawa tas?," tanya Anissa

"Umm, aku anak baru disini kak," ucap gadis itu sambil tersenyum. Anissa mencerna kata-kata gadis itu

"Apakah kamu kelas 7J?," tanya Anissa pada gadis itu. Gadis itu menjawab, "Iya, aku akan ke kelas itu sekarang, tapi aku bingung, kelas disini sangat banyak," ucap gadis itu pada Anissa

Anissa tersenyum bangga, "Kebetulan sekali, aku satu kelas denganmu," ucap Anissa sembari tersenyum

"Benarkah? Kalo begitu, kebetulan dong hehe," jawab gadis itu sambil tertawa. "Kalo begitu, ayo," ucap Anissa. Mereka berjalan menuju kelas 7J

Diperjalanan Anissa terus saja bertanya pada anak baru itu, "Bolehkah kita berkenalan? Siapa namamu?," tanya Anissa pada gadis itu

"Boleh kok, namaku Clara Amelia. Senang berteman denganmu," ucap Clara pada Anissa

"Namamu bagus Clara, perkenalkan namaku Anissa Davinia Tita, aku juga senang bisa menjadi temanmu," jawab Anissa dengan semangat

Anissa terlalu senang, sampai-sampau ia lupa saat mau ke kelas Fania, "Yaampun, aku lupa mau ke kelas kakak. Aduhh jam berapa ini!?," teriak Anissa bingung, sementara Clara hanya terdiam

"Clara, kamu mau ikut aku ke kelas kakakku gak..?," tanya Anissa saat Clara sedang memilih tempat duduknya, "..sudahlah bawa dulu tasmu," lanjut Anissa dan membawa Clara berlari keluar kelas

"Anissa, mau kemana sih?, kakak apa makseud yang kamu teriakkan tadi?," tanya Clara saat Anissa memegang erat tangan Clara berlari

Anissa tidak mengubris kata-kata Clara, Anissa tetap berlari walaupun banyak siswa/i yang melihat mereka

"Kakak!," ucap Anissa ngosngosan, dan Clara juga, tapi Clara hanya diam dan berjongkok sebentar

"Ka-kakak?, kok ada disini? Apa ini kelasmu?," tanya Clara saat berdiri dan melihat kelilingnya

"Hai Clara, iya nih Kakak di kelas ini, nama kelasnya adalah 8K," ucap Kakaknya Clara

"Yoo wassap wassap broo," teriak Zien masuk ke kelas, sepertinya dia habis pergi ke kantin karena ini waktunya istirahat

"Ishh berisik deh! Bisa gak sih sekali aja Zien gak teriak-teriak!? Mana suaranya kek cewek lagi," ucap Fania membentak Zien, Zien hanya diam dan menatap seseorang yang sedang duduk disebelah Fania

"Fa-fania, siapa dia, maksudku mereka berdua?," tanya Zien menunjuk Clara dan Kakaknya

Clara dan Kakaknya tersenyum kecil, "Hai, aku anak baru dikelas ini, namaku Zia Angelia Anatasha," ucap Zia kakaknya Clara pada Zien

"Hai kakak, aku juga anak baru di sekolah ini, namaku Clara Amelia," ucap Clara memperkenalkan dirinya pada Zien

"Hai juga kalian berdua, semoga senang berada disekolah ini, kamu juga Zia semoga betah di kelas ini," ucap Zien lembut dan tersenyum simpul

Musuh Jadi Cinta.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang