The Bodyguard Series #3 : Luke Wilson
Oedipus Complex.
Demikian sebutan orang tentang pria yang menyukai wanitanya yang lebih tua.
Hal itu disebabkan karena katanya pria itu memiliki kedekatan yang amat kuat terhadap ibunya.
Bagi Luke? Jangankan...
Mengawali minggu ini dengan cerita sih tengil ini.
Terima kasih sudah bersabar 💜
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Luke merutuki dirinya saat ini, ketika teringat dengan ucapannya yang menggelikan. Shit! Itu menjijikkan. Dia kesal karena harus terbawa suasana dan mengucapkan janji konyol seperti akan menemani Chizuru dalam masa kedukaannya.
Dan sekarang? Luke malah menemani wanita pengrusak otaknya itu berbelanja di swalayan. Dia mendorong troli seperti orang tolol dengan Chizuru yang tampak begitu bersemangat dalam memilih bahan masakan untuk makan malam.
Sehabis ini, Luke berniat untuk memberi pelajaran pada Ayumi sialan yang dengan teganya mengeluarkan kalimat sadis seperti tadi. Meski apa yang disampaikan Ayumi benar adanya, tapi tidak seharusnya dilontarkan begitu saja kepada Chizuru yang terlalu sensitif.
"Aku berpikir untuk membuat sukiyaki, apa kau mau?" tanya Chizuru untuk yang kesekian kalinya.
Luke mendengus kesal. "Apa saja aku makan, Sensei. Bisakah kau lebih cepat? Sedaritadi kau sudah menghabiskan sepuluh menit dan lima detik untuk kebingungan dalam memilih tofu jelek itu!"
"Ini tidak jelek, tapi bahan yang segar dan organik. Lihat, kau bisa merasakan teksturnya ketika kau memegangnya," ujar Chizuru sambil memperagakan penjelasannya.
"Keduanya sama-sama tofu!" sahut Luke gemas.
"Beda. Yang ini adalah tofu dari kedelai, dan yang ini adalah tofu dari telur." Balas Chizuru tegas.
"Ya sudah, beli saja tofu kedelai karena itu adalah jenis tofu untuk menu sukiyaki," ucap Luke memberikan solusi.
"Tapi Ayumi alergi kedelai," tukas Chizuru.
"Kalau begitu, beli yang tofu telur saja!"
"Tofu telur mudah terpotong."
"Beli saja dua-duanya."
"Benar juga. Beli saja dua-duanya agar nanti kalian bisa memilih tofu mana yang ingin kalian makan."
Luke mengusap wajahnya dengan kasar dan merasa lelah dengan perdebatan konyol ini. Dia mendadak merasa terkena karma atas apa yang sudah dilakukannya selama ini. Teman-temannya pasti sudah mengutuknya dengan keras, sehingga dia harus tertimpa bencana yang sangat menyulitkannya.
Sepuluh menit dihabiskan untuk merasa bingung dan akhirnya memilih keduanya, dan semua itu hanya karena tofu. What an F word! Rutuk Luke dalam hati.
Luke kembali mendorong troli sambil mengikuti Chizuru yang sudah berjalan menuju ke rak bumbu dapur. Dia bergeming dan melirik ke arah kanannya dengan tatapan sinis. Ada seorang pria yang terlihat dari ujung lorong di rak bumbu ini, sedang menatap ke arah Chizuru secara terang-terangan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.