Bincang Toleransi

3 0 0
                                        

Tulisan : MN

Berbincang tentang apa itu toleransi ,yang aku tau toleransi bukanlah hal mudah untuk di laksanakan,yah aku sendiri pernah bertemu dengan salah seorang anggota ormas. Saat itulah masa tahun baru ,dia berkisah tentang pengalaman pertama saat ia bertugas bersama kawannya membantu tugas aparat menjaga sebuah gereja di desa kecil,saat itu ia bertemu seoran wanita paruh baya ,wanita tersebut merupakan salah satu tetangga gereja yang memang seorang muslim,dia bertanya kepada kawan saya kenapa kok dia sebagai anggota ormas muslim mau menjaga gereja,kawan saya hanya menjawab bahwa itu perintah dari atasan dia, Namun wanita paruh baya itu tersenyum,dia berkisah tentang masa mudanya ,dia berkata dulu ia menuntut ilmu di sekolah non muslim dalam hal ini Kristen,selain itu dia juga tinggal di asrama Kristen ,dia berkata meskipun berbeda keyakinan mereka tetap bisa hidup rukun bahkan bersenda gurau tentang agama pun bukan hal yang terlarang karena memang saking dekatnya dia berkata bahwa orang – orang Kristen di sekitarnya terkadang jauh lebih menyenangkan di banding mereka yang satu keyakinan.

Yah ,nampaknya saya mulai paham simpulan daripada kisah kawan saya tersebut. Saya rasa bahwa ketika kita sudah berani berbincang tentang toleransi berarti kita harus benar siap kehilangan segalanya,termasuk kepercayaan kita harus rela menyampingkannya meski saya yakin setiap kepercayaan mempunyai batas dalam hal sosial, Tapi apa salahnya menghilangkan batasan demi sebuah kata Kedamaian , yakin saja tuhan tak akan marah siapapun tuhanmu pastilah takan pernah mengajarkan pertikaian.

Sebagai seorang muslim pun saya sering mendengar seruan bahwa muslim di belahan dunia lain seringkali menjadi korban diskriminasi ,alas an sebab yang sering di gaungkan adalah islam phobia . Hah ya mungkin benar adanya istilah itu,namun tanyaku adalah sudahkah mereka sebagai minoritas menghormati mereka yang sebagai mayoritas ? aku pun tak tahu ,tapi kita lihat saja di negeri ini yang di kata satu namun belum bersatu,menjunjung tinggi toleransi namun tanpa kita sadari terkadang kita pun mendiskriminasi kaum minoritas,beberapa hal yang mungkin bisa di jadikan contoh adalah penolakan secara terang – terangan bagi muslim mengucap natal kepada saudara kita yang Kristen ,secara fisik itu memanglah tak berpengaruh . tapi lambat laun hal itu akan berasa efeknya,mungkin saja orang – orang Kristen itu lama – lama akan merasa tidak krasan tinggal di negeri sendiri,seakan di asingkan, toh dengan ucapan tidak membuat kita sontak berpindah keyakinan bukan ?.

Inti dari tulisan ini adalah Toleransi berarti kita harus siap melebur perbedaan dan ketika kita menuntut keadilan kita juga harus siap memberikan keadilan pula,yah toleransi memang bukan sekedar sikap,di akhir tulisan ini saya memohon maaf mungkin saja ada kalimat atau kata yang menyinggung sekali lagi saya mohon maaf sebesar – besarnya.

HATI KECILCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang