Bagian 16

4.5K 233 0
                                        

Pov anfal

Hari ini aku di undang oleh temanku untuk mengisi sebuah syukuran di rumahnya.setelah sampai aku bertemu dengan temanku saat ku di smp afifa,yang sudah ku anggap sebagai adek ku sendiri

"Fif jadi gimana kuliahnya lancar kuliahnya kapan skripsi" Tanyaku padanya

"Lancar kok tinggal nyusun aja sih" Balasnya,dia pun imbangi dengan senyumnya yg begitu manis

"Gimana keluh kesah pas perkuliahan sulit kah atau sangat sulit" Ucapku sambil terkekeh

Setelah itu aku melihat mobil yang tak asing bagi ku,ya itu mobil galang,aku kira dia datang sendirian Rupa-rupanya tidak,dia hadir dengan adeknya yaitu nafira,aku begitu senang dia datang tapi dia seperti tak mau melihat ku

Ada apa dengannya?apakah ada yang salah dengan ku?kenapa dia begitu.

Setelah itu galang memperkenalkan afifa dengan nafira,di saat itu aku hanya melihatnya yg menunduk sedari tadi.

Ingin rasanya aku bertanya padanya,ada apa dengan dia hari ini

Setelah itu galang mengajak ku masuk ke dalam karna acara akan di mulai dan aku pun berpisah dengan afifa dan nafira

Sedari tadi aku pun sulit untuk focus,setelah itu acara pun di mulai aku di tunjuk untuk melantunkan ayat suci allah dan aku mulai bisa focus dengan apa yg ku baca,aku gak mau karna perasaan ku aku bisa gagal fokus dengan rabb ku

Setelah acara di mulai aku mengajak galang untuk keluar menikmati hidangan,dia memanggil adeknya untuk bergabung dengan kami,

Dadaku mulai gemetar dan perasaan mulai gak karuan atas apa yg ku rasakan

"Eh al itu akhwat yg bisa bikin lo kesemsem" Ujar galang,ohh dia mengira afifa yg aku sukai bukan adeknya,aku pun hnya bisa diam,diam ku bukan berarti aku mengiyakan tapi aku gak tau mau jawab apa

Aku melihat mimik muka nafira berubah drastis dan dia banyak diam,apa dia menyangka aku suka dengan afifa yg sudah ku anggap adek
Ingin rasanya aku berucap kalau aku menyukai dia bukan afifa

Setelah acara selesai aku dan galang pamit pulang dengan yang punya hajat,tapi di sisi lain aku pun masih berfikir tentang apa yang terjadi ,dan ada apa dengan nafira?

Apakah dia juga mencintaiku,ah rasanya gak mungkin karna pasti dia sudah memiliki naufal gusar ku

Tepat tiba di rumah keluarlah seorang anak kecil cantik berlari ke arahku,aku pun menyambutnya dan menggendongnya dan mengajaknya masuk ke dalam rumah

"Om kapan bau ketemu sama ante nafira om kan udah janji cama nau" Celoteh nya,yah lagi-lagi aku lupq dengan janji itu

"Nau maafin om ya,om baru pulang dari rumah temen om" Ucapku menjelaskan padanya

"Yah om,jadi kapan nau ketemu cama ante nafira" Tanyanya pada ku,aku pun gak tau harus jawab apa,dengan sikapnya saja sudah bikin aku gusar

"Iya nanti ya nau " Ujarku
"Janji ya om" Nah ini mau gak mau aku janji lagi dengan dia dari pada dia nangis kan berabe

"Iya sayang insya allah ya" Ucapku padanya dan aku turun kan dia,aku pun menistirahat kan tubuh ku  dan aku pun tertidur

Pukul 03.00
Seperti biasa aku melaksanakan sholat sunah ku pun meminta petunjuk atas rab ku, atas apa yang ku rasakan dengan nafira,tentu aku minta ke iklasan dalam diri ku

cinta dalam diam(complete)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang