Cinta dalam diam
Nafira adalah seorang perempuan yang bertekad untuk menjadi singlelilah,walaupun dia memiliki masalalu yg penuh drama.
Dia belajar agar dia bisa mencintai seseorang dalam diam,tanpa harus terikat sebuah hubungan yg haram,
Dia belaja...
Aku menatap langit di teras kamarku merasakan hembusan angin yang menerpa tubuhku,tak ku sangka sudah 2 tahun terlewati setelah kejadian itu.
Kejadian yang tak pernah akan aku lupa,kejadian di mana aku begitu terpuruk atas apa yang ada,kejadian yang tak ingin aku lihat lagi.
Dimana Sungguh berat kehilangan seseorang yang sangat berharga bagiku,seseorang yang selalu ku sebut namanya di setiap doa ku,yang ku doakan dia akan jadi bagian dalam diri ku,tapi di saat itu dia pergi meninggalkan ku
Ceklek pintu terbuka
"Melamun apa dek serius banget" Ucap seseorang itu sambil berdiri di sampingku "Masih membayangkan kejadian dulu ya" Sambung seseorang itu "Maaf ya kalau aku nyakitin kamu,bikin kamu sedih aku janji gak akan bikin kamu sedih lagi" Sambil dia memeluk ku,setelah aku menikah dengannya aku merasa kan kenyamanan saat di pelukannya,
Ya dia adalah anfal al kahfi,orang yang aku cintai,yang menjabat tangan orang tua ku yang sekarang sudah sah menjadi imam ku
Flashback on
Di saat aku memeluk bunda aku melihat pergerakan dari kak al ,aku pun langsung memanggil dokter,setelah itu dokter datang dan memeriksa kak al
"Alhamdulillah ini benar-benar keajaiban al sudah melewati masa kritis nya dan mungkin sebentar lagi dia akan sadar" Ucap dokter itu,kami pun mengucapkan alhamdulillah dan bunda memelukku
Setelah 2 jam kemudian Al sudah sadar dan kami sekarang berkumpul di ruangannya al di rawat kami begitu bahagia mendengar berita ini
"Fi kamu nangis ya sebab gitu matanya" Ucap kak al padaku,ya jelas lah aku nangis orang yang aku cinta yang akan menjadi calon imam ku akan meninggalkan ku
"Kamu lagi al pake tanya,jelas lah dia nangis kamu mau ninggalin dia" Ucap papa kak al,dan al pun tersenyum "Maafin aku ya fi setelah ini aku gak akan bikin kamu sedih lagi,tapi aku akan hanya melihat senyuman kamu saja" Ucap kak al yg membuat ku tersentuh dengan ucapnya dan membuat ku tak henti-henti nya tersenyum dengan perkataannya
"Ayah,bunda,mama, papa, dan bg galang,aku mau minta izin untuk mempercepat pernikahan aku menjadi lusa gimana apa kalian setuju" Ucapnya tegas, yaps aku terkejut dengan yang dia katakan ,dia mau mempercepat pernikahan kami dari yg seminggu lagi menjadi lusa
"Kamu ini ya baru juga bangun dari koma udah mau nikah aja " Ucap papa sambil tertawa kami pun tertawa dengan apa yg di katakan kak al
"Bagaimana nafira kamu mau mempercepat pernikahannya" Ucap mama kak al dan aku pun mengangguk dan semuanya pun merasakan kebahagiaan setelah kesedihan yang melanda kmi.
Flashback off
Oek oek oek
Kami pun melepaskan pelukan kami dan melihat ke kamar, putra kami menangis dan kak al menggenggam tangan ku menuju tempat putra kami, Ya kami udah di karuniakan 1 orang putra namanya narendra putra al-quran
Nama itu kak al berikan agar putranya bisa menjadi seorang hafiz quran dan mencintai al-quran
"Kenapa sayang kok nangis" Ucap kak al pada rendra ,lalu dia menggendong rendra aku sangat senang melihat interaksi ayah dan anak. "Cup cup cup sholawatan sama papa ya sayang,Shalatullah Salamullah Alla Toha Rasullilah Shalattullah Sallamullah Alla Yasin Habibillah"ucap kak al mensholawatkan rendra,aku dan rendra sama-sama menyukai sholawat yang di nyanyikan oleh kak al.
Hingga akhirnya rendra bisa tenang,ya begitu lah rendra jika sudah di sholawatkan oleh papanya dia pun langsung diam
"Sayang gedong sama mama yuk ,kok anteng banget sama papa dari tadi" Ucapku kepada rendra,dan kak al memberikan rendra padaku. "Ma tunggu sebentar ya papa ada sesuatu untuk mama *yaps panggilan ini hanya berlaku jika di depan rendra saja*jangan kemana-mana" Ucap kak al dan aku bermain bersama rendra
Setelah itu al datang dengan membawa paperbag "Ini untuk mama" Ucapnya dan dia mengambil alih rendra dari ku "Apa ini" Tanya ku padanya "Buka aja" Ucapnya dan aku membukanya alangkah terkejutnya aku apa yang aku dapatkan,ya cincin
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Suka gak " Tanyanya pada ku,aku mengangguk "Suka kamu selalu tau selera aku makasih sayang" Sambil memeluknya
"Eh jangan kencang-kencang meluknya kasihan rendranya kejepit" Aku pun melepaskan pelukannya dan tersenyum
"Makasih ya udah mau nemenin aku 2 tahun ini dan memberikan aku si imut ini " Ucap kak al pada ku,perilakunya perkataanya tingkahnya selalu saja membuat aku terbang "Iya sama-sama dan makasih juga udah mau menerima semua kekurangan aku" Ucapku padanya
"Ana uhibukafillah"ucap kak al pada ku dan mengecup keningku "Ana ahibbukafillah" Balas ku padanya
"Aku menyadari tak semua cinta dalam diam yang sering kita panjatkan namanya belum tentu akan menjadi apa yang kita ingin kan karna kembali lagi , menurut kita baik belum tentu menurut allah itu baik untuk kita,tapi jika apa yang kita ingin kan terwujud berarti dia lah yang terbaik untuk kita"