Bagian 11

4.8K 266 1
                                        

Setelah melihat muka al yang ekspresi nya tidak bisa di jelaskan,aku pun hanya bisa diam,saat aku masih dalam fikiran ku tentang al tiba-tiba naufal memanggil ku

"Fi aku mau ngomong sama kamu boleh" Tanya naufal padaku
"Mau ngomong apa ngomong aja" Jawabku tanpa ekspresi, setelah itu naufal terlihat pasrah dengan apa yg ku ucapkan,ayah bunda,abg dan al pun pergi meninggalkan kami sejenak.
"Aku mau minta maaf denganmu fi" Ujarnya
"Aku tau aku salah gak seharusnya ninggalin kamu" Sambungnya
"Udah lah gak perlu di bahas lagi tentang itu,aku udah ngelupain semuanya" Ujarku
"Perasaan mu apa masih ada untukku" Ucapannya yg membuat ku tersentak.

Lama aku terdiam atas apa yg dia bicarakan tanpa kami sadari al mendengar pembicaraan kami,sebelum dia mendengar apa jawaban ku untuk naufal
"untuk satu itu aku gak ada sedikit pun perasaan ke kamu fal"jawabku tegas," Sebaiknya kamu lupain itu semua anggap kita tak pernah ada apa"sambungku
"Ya sudah aku hanya ingin menyampaikan apa yg ingin aku sampaikan" Ucapnya,"sebelum aku bertanya aku juga sudah mempersiapkan hatiku apapun jawaban dari mu fi"jujurnya pada ku

Setelah itu abang ,ayah,bunda,dan al pun kembali lagi ke ruang tamu,
"Udahkan ngomongnya" Tanya bunda sambil mereka duduk di tempat masing-masing
"Udah kok tan" Ujar naufal dengan senyum terpaksa
Lama kami terdiam tiba-tiba al berbicara
"Om,tante,galang, al pamit pulang dulu ya ada urusan yang harus al selesaikan" Ujarnya
"We we katanya lu free bro hari ini" Tanya bg galang
"Iya ini dadakan bro,gua pamit dulu ya bro" Pamitnya dan salim ke ayah dan bunda,setelah itu dia melirik ku tanpa adanya ekspresi



Hai 👋 jangan lupa di vote ya☺

cinta dalam diam(complete)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang