02. Vaka - Tuhan itu Satu

543 75 39
                                        

Tentang :

-Vaka Fatikhan-
as
Kim Taehyung - BTS

Geandra, sepenggal nama singkat bagus ini gue dapat dari usaha kenalan didepan gereja.

Karena menjadi anak baik, selepas ibadah dihari Minggu gue diberi hadiah oleh Tuhan, dipertemukan dengan Gea diantara ramainya jemaat yang baru keluar dari gereja santa maria tak bercela.

Terberkatilah gue hari Minggu itu, bertemu dengan Gea di pakiran mobil.

"Mas, boleh minta tolong mobilnya dimajuin sedikit. Saya nggak bisa parkir" adalah kali pertama dia negur gue.

Terima kasih Tuhan, suaranya bagus, menenangkan. Boleh gue bilang langsung jatuh cinta ke dia saat ini juga ?

"Mas ?"
"Vaka Fatikhan" hal yang seharusnya gue ucapkan adalah 'iya gue akan pindahin mobil gue' otak gue sudah bilang demikian tapi sayang pikiran gue lagi kacau karena hati gue tidak bekerja dengan baik. Dia sedang jatuh cinta dengan cepatnya ke perempuan ini. Oleh sebab itu alam bawah sadar gue lebih mempengaruhi untuk mengulurkan tangan, menyebut nama, mengajak perempuan cantik ini berkenalan.

Diawal dia ragu untuk balas mejabat tangan gue, "Ayo dong, pegel ini kalau nggak dibalas hehe" kata gue meringis kecil.

Masa bodoh walau harus merengek demikian. Asal tahu nama perempuan cantik ini siapa.

Rengekan gue itu berhasil buat tangannya terulur membalas tangan gue, dia memperkenalkan diri sebagai "Geandra Balqis Islam"

Gue tersenyum. Persis setelah mendengar nama lengkap perempuan cantik ini, rasanya seperti sedang patah hati sebelum jatuh cinta.

"Boleh, minta nomor whatsappnya ?" Langkah ceroboh gue selanjutnya yang entah kepikiran apa sudah mengeluarkan ponsel.

Dia yang cantik bermata bagus itu mengerut dahi bilang,
"Buat apa ?"

Ah sial. Kayanya gue terlalu buru-buru sampai tidak kepikiran alasan yang tepat untuk dapat nomor whatsapp perempuan cantik didepan gue ini. Ujungnya gue cuma bisa tersenyum kikuk menggaruk tengkuk dengan cengiran kecil. Malu serius.

"08567501..."

Gue melotot, tidak menyangka perempuan cantik ini justeru memberikan nomor whatsappnya tanpa perlu tahu alasan gue.

Untuk kesekian kalinya, hari ini gue benar-benar sedang terberkati.

Berita bagus lain adalah setelah pertemuan itu gue dan Gea jadi lebih dekat, melalui chat-chat sederhana yang gue rutinkan ke Gea menjadikan gue dan Gea lebih dekat. Sedekat gue berani menyebutnya sebagai 'kita'.

Iya, gue dan Gea mulai menjalani masa pendekatan, mulai membuka hati satu sama lain. Kita mulai memperlajari satu sama lain, seperti gue yang mempelajari hal-hal yang disukai dan di benci oleh Gea. Salah satunya adalah terlambat datang. Hahaha, padahal itu adalah salah satu keunggulan yang gue miliki.

Berkat mempelajari Gea gue juga jadi merubah keahlian terlambat gue, menjadi datang tepat waktu atau bahkan sifat buruk lain yang gue miliki seperti malas untuk ibadah pergi ke gereja di hari Sabtu dan Minggu sekarang jadi lebih rajin karena Gea yang mengingatkan.

Juara BertahanCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang