"Yung ayo kita main."
"Baiklah Saeng, kau ingin main ap-"
"Hyungg kenapa kau hanya main dengannya saja, kau lupa denganku!?"
"Bukan begitu, dia masih kecil,sedangkan kau sudah besar Saeng."
"Hyung berubah, Yung jahaatt."
"Aku tidak berubah Saeng, ak...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"KIM NAMJOON!" Teriaknya kepada sang adik.
"MIAN HYUNGG, AKU TIDAK SENGAJA." Balasnya tak kalah keras
"KAU SUDAH 3 KALI MERUSAKKANNYA, KEMBALIKAN."
"HYUNG BERHENTI MENGEJALKU, AKAN KU KEMBALIKAN PINTUNYA."
"Ckk.."
"Hyung sudah berhenti, kembalikan knop pintunya."
"Jangan pukul aku Hyung, aku tidak sengaja." Ucapnya membela diri.
"Namjonnie.... Kembalikan." Katanya membuat sang adik, Namjoon tertunduk. Yaa inilah kebiasaan Kakak beradik Kim SeokJin dan Kim Namjoon. Yang satu sudah berumur 21 tahun dan adiknya yang baru berumur 4 tahun. Tapi sifatnya sama-sama bayi.
"Hyung tidak akan memukulmu, serahkan knop pintunya." Ucapnya membuat sang adik mengangkat kepalanya, dan melihat Hyung nya yg tengah tersenyum membuatnya sedikit lega.
"Hihihi... Hyung mian." Namjoon terkekeh sedangkan Jin, Hyung Namjoon hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah sang adik.
"Dasarr....Kau yg merusak, Hyung yang selalu memperbaiki, jangan sentuh barang-barang Hyung lagi." Ucap Jin membuat Namjoon mengerucutkan bibirnya.
"Ihhh Yung gicu." Ucap Namjoon Membuat Jin menahan tawanya mentah-mentah, karena kali ini ia berpura-pura marah. Wajah adiknya itu sungguh lucu.
"Uhhh Yung, Jonnie kan cidak cengaja, lagipula yang mempelbaiki kan bukan Yung, tapi Tuan Lee." Ucap Namjoon mengikuti Hyung nya,yg sedang naik tangga menuju kamarnya. Tuan Lee adalah Ahjussi di rumahnya.
Jin diam, ia berjalan menaiki tangga dan segera berjalan menuju kamarnya.
"Ahjussi" Panggil Jin kepada Ahjussi dirumahnya.
"Ya Tuan muda, ada yg bisa saya bantu?" Tanya sang Ahjussi, Tuan Lee.
"Ahjussi tolong perbaiki pintunya, ini knop pintunya." Ucap Jin sembari menyerahkan gagang pintunya.
"Rusak lagi tuann??" Tanya Tuan Lee.
"Iya Ahjussi,kau tau kan adikku bagaimana?!"
"Hahaha, sungguh adik Tuan sangatlah langka." Ucap sang Ahjussi membuat Namjoon sangat percaya diri.
"Aku tau Ajuchii, aku icu pintar, dan aku cangat langka." Ucap Namjoon membuat Jin memutar bola matanya malas.
"Kau anak siapa Namjoon-ah!?" Tanya Jin.
"Aku anak Tuan dan Nyonya Kim." Ucap Namjoon yg tidak digubris oleh Jin.
"Ihhh.... Yung mau kemana??"
"Diamlah Namjoon, atau kumakan kau!" Ucap Jin membuat Namjoon bergidik ngeri
"Hyung ganac." gumam Namjoon yg masih bisa didengar oleh Jin.
"Aku dengar lhoo..." Ucap Jin membuat Namjoon menggaruk tengkuknya yg tidak gatal.
"Maap Yung." Ucap Namjoon, sedangkan Jin hanya menggelengkan kepalanya.
Jin turun kebawah dan mendudukan dirinya di sofa. Hari ini adalah hari sabtu kampusnya kali ini libur dan ia kembali disibukkan dengan Si kecil Namjoon. Dan kali ini Namjoon kembali merusakkan pintu kamarnya. Sungguh ia tak habis pikir bagaimana bisa adiknya ini bisa merusakkan pintunya, untuk yg ketiga kalinya.
"Yung Jonnie bocan..." Ucap Namjoon membuat Jin memandang adiknya itu.
"Lalu...." Tanya Jin cuek.
"Ihhh Yung gicuu. Hyung mayah?" Tanya Namjoon.
"Tidak."
"Yung boong." Ucap si kecil membuat Jin menghembuskan nafasnya kasar.
"Kau mau apa Saeng??" Tanya Jin kemudian.
"Aku ingin main Yung."
"Main apa??" Tanya Jin, membuat sang adik berpikir.
"Ticak tau." Mendengar jawaban sang adik Jin hanya memutar matanya malas.
"Lalu kenapa kau mengajakku bermain Saeng?!" Tanya Jin.