"Woy! Kumpul di taman?!" seru soobin dari luar "IYA!" teriak semua orang yang ada di villa gue "njirrr ngerepotin aja lu" gerutu hana ke Eura "bodo" ucap Eura lalu meneguk es teh manis.
Gue pun hati-hati banget bawa gelas yang berisi kopi ke kamar agar ngak tumpah tapi........
BRUUUKKK! PRAANNNGGG!
"Awww panas!" pekik gue saat kopi tersebut mengenai tangan gue, dan kopi itu sudah jatuh kelantai "eh! Mianhae!"seru beomgyu "sini sini!" beomgyu pun membantu gue berdiri "ihhhh! Lagian jalan tuh pake mata!" seru gue yang kesel ma beomgyu.
"Kan gue bilang maaf!" serunya "ah! Emg lu hobinya nabrak orang kok!" seru gue.
Krikk.....
Krikk...
Krikkk....
Beomgyu pun memutar balik badan dan berjalan keluar."Ra...lu ngak nyakitin hatinya kan?" gue pun menoleh dan mengangangkat kedua bahu.
Gue pun hanya bisa memutar bola mata malas saat melihat tumpahan kopi dan gelas yang pecah.
"Anak-anak! Ayo kumpul!!!" seru samchon onew "ah baik samchon! Ra gue tinggal dulu ya! Nanti gue bilang samchon onew!" seru choonhe gue pun menganguk.
.......
Gue pun berjalan ke dapur dan mengambil lap dan pel.
.
Krakk!
"Kyaaaa!!!!".
......
"Suara apa itu?!" seru Eura "kaya ada yang teriak ya?" ujar hueningkai "tar dulu.Youra mana?" seru soobin "gue kesana" ucap beomgyu.
........
Krekkk......
"Udah jangan nangis" gue pun menoleh dan kembali menangis menahan rasa sakitnya "sttt ayo sini" diapun menggendong gue kekamar.
.
.
.
"Maafin gue ya gyu" ucap gue ditengah-tengah ter-isak sedangkan dia ngak respon apa-apa "gyu?" diapun menoleh dan menaruh telunjuknya di depan bibir.
"Tahan ya?" gue pun menganguk.
Srettt.....
"Nah sudah" diapun menaruh pecahan beling itu di piring yang tadi tertancap ke telapak kaki gue "gue ambil handuk dingin dulu" dia pun beranjak untuk mengambil handuk dingin.
"Dingin ngak?" gue pun menganguk "gomawo..hiks..hikss..." gue pun kembali nangis "sttt udah ah!" diapun mendekat "maafin gue tadi ya gyu, gue ngak tau lu bakal kesel bat tadi" isak gue.
"Udah jangan dipikirin, gue tadi cuma kaget denger.Udah jangan nangis ah smile for me" gue pun menghapus air mata dan tersenyum "gue ke taman dulu ya?" diapun beranjak.
Grep!
Beomgyu pun menoleh "temenin disini.Gue takutt" ucap gue yang emg takut apalagi nih malam jum'at deket hutan lagi "yaudah deh,gue sms yeonjun dulu" diapun mengeluarkan hp dan mengetik pesan ke yeonjun.
"Udah lu tidur aja" gue pun menganguk dan mulai menutup mata
"Manis ya kalau lagi tidur hihihi" - beomgyu.
Keesokan harinya~
"Youra! Bangun ra!" seru Eura "hmmm! Iyaaa!" seru gue lalu beranjak dari kasur menemuinya "elu ngak papakan?" tanya Gyuna "ngak papa kok" jawab gue "katanya lo kena beling kemaren ya?" gue pun menganguk mantap "sekarang sudah sembuh?" tanya Hana mengasih gue lemon tea "udah" jawab gue.
Tok! Tok! Tok!
"Masuk aje!" seru choonhe.
Krekk...
"Yuk" gue pun mengerutkan kening "mau kemana?" tanya gue "mandi dulu sana" ujarnya "iya iya gue mandi deh".
"Kalian mau kemana emgnya?" gue pun menoleh ke beomgyu "ke rs" jawab beomgyu "oh iya hari ini pengambilan ya?" seru gue yang dijawab angukan beomgyu "yuk!" diapun menarik tangan gue "iya ayuk!".
KAMU SEDANG MEMBACA
Enimies Become Girlfriend (Choi Beomgyu)
Teen Fiction"Lu itu lucu ya, suka dan jadi pacar musuh kecil lu sendiri"
