Jangan lupa vote dulu sebelum membaca ya!
"Iya bentar!" seru gue lalu membukakan pintu dan melihat Ahjumma yang kayanya gue kenal. "imo!" seru gue lalu memeluknya "mana mereka? Imo ngak punya waktu banyak" ujarnya "ada di kamar yuk".
Tok! Tok! Tok! "Masuk aja!". Cklek!
"Eomma!".
Gue pun tersenyum melihat mereka "yaudah imo balik ya youra."Maaf imo buru-buru soalnya banyak pekerjaan salam buat eommamu ya" gue pun menganguk dan melambai tangan ke arah mereka "dada Kak youra! I miss you!" seru lisya lalu kiss bye,gue pun tertertawa kecil "I miss you to! Bye-bye!".
.
.
.
Gue pun masuk lagi lalu dan langsung ke kamar buat tidur karena capek.
Keesokan harinya.......
"Woy! Bangun!" gue pun membuka mata perlahan "apa sih young?" ucap gue "bangun! Dan jam setengah 8 babang!" gue pun refleks membuka mata dan ngibrit.
"Yuk berangkat young" ujar gue lalu menarik tangannya "iya iya sabar" gue pun mengangkat alis "sabar? Lu liat ngak nih dah-."Ok ayuk berangkat" gue pun mendengus kesal lalu masuk ke dalam mobil.
Di sekolah......
"Hai ra!" seru gyuna lalu duduk di belakang gue "eh halo gyun! Lu liat choonhe ngak?" dia menggeleng "ngak tau,ke toliet kali" ujar gyuna lalu membuka novel "eh kalian" gue dan gyuna pun menoleh "apa sih?" ucap gyuna "ikut gue yuk".
"Ada apa sih he? Kok gue dibawa ke lapangan kan panas" ujar gue "nanti tambah panas" ucapnya "hah?!" seru gue "eh! Nothing!" serunya gagap "tuh di panggil beomgyu, nanti terima ya" gue pun mulai bingung "nerima apa?" tanya gue "dah samperin aja" choonhe pun mendorong gue "nih gyu,anaknya dah dateng".
"Maaf gue pulang tiba-tiba.Trus bohong ke elu" gue pun menunduk dan menganguk "sebagai permintaan maafnya, lu mau ngak jadi pacar gue?".
"?!".
Gue pun menganguk kecil.Diapun tersenyum dan memeluk gue "kan sudah babak pertama" gue pun tertawa kecil "iya deh" ucap gue di sela-sela ketawa "yaudah gue ke kelas dulu ya gyu" ujar gue yang nyadar dah bel "iya,ketemu di kantin ya yang" gue pun menganguk.
.
"YES! JAM KOS?!" Teriak Haechan saat sampai di kelas "HOREE!" sorak anak X-1 "hmmm..he gue jalan-jalan bentar ya" dia menganguk.
Brukkk!!!
Gue pun berhenti dan melihat sekeliling lalu mendapati seorang yeoja dan namja di tengah koridor gue pun berlari menghampirinya "iho?Sowon unnie? Eunwoo?".
Iya,gue liat Sowon ma Eunwoo di koridor gini " kenapa unnie?"tanya gue lalu jongkook "bantu gue ra,Eunwoo sakit" ucapnya.
Di Uks.....
"Gimana? Dah baikan?" tanya sowon "iya udah" lirih Eunwoo "eh main truth or dare yuk!" ajak gue "yaelah! Lagi genting malah main TOD.Kuy lah!" seru sowon "woo! Lu ikutan ngak?" tanya gue "ikut!" serunya "hompimpa aluium gambreng!"."Sowon unnie dapet!" pekik gue,diapun memanyunkan bibirnya "Truth or dare?" tanya Eunwoo "Truth" jawab sowon.
"Ok.Tipe ideal dan orang tile kamu unnie" ujar gue "hmmm.....orangya ramah senyum,selalu bangun pagi,rambutnya hitam,tinggi,pinter diangkatan dan suka warna biru sama kaya aku" jawab sowon "orang tipenya?" tanya gue "hmmm...sini aku bisikin aja.Woo nanti gue kasih tau ya" Eunwoo pun menganguk lemah "Eunwoo" bisik sowon cepat "OH YA?! Kenapa ngak jadian aja?" celetuk gue.
"Yaaaa ngak tau takutnya dia ngak peka" ujar sowon "gue ya?" gue dan sowon pun menoleh "kasih tau ngak?" bisik gue,sowon pun menghela nafas dan menganguk "orang tipenya......namanya aja ya?" Eunwoo menganguk "Cha Eunwoo" ucap gue "ohhhhh" ujar Eunwoo lalu menoleh ke Sowon yang awkard banget "mau tau orang tipeku?" gue dan sowon pun sentak menganguk mantap "leader dari girlband Gfriend".
KAMU SEDANG MEMBACA
Enimies Become Girlfriend (Choi Beomgyu)
Ficção Adolescente"Lu itu lucu ya, suka dan jadi pacar musuh kecil lu sendiri"
