14

304 34 0
                                        

" Astaga, haha... Gue gak nyangka lo rela jadi banci buat ngasih pelajaran itu orang. "

" Itu juga gue di paksa kali, " Eric menggaruk belakang kepalanya malu.

Felix masih tertawa kencang dengan tangan yang memeluk perutnya yang terasa keram akibat terlalu lama tertawa.

Eric tersenyum tipis melihat perubahan raut wajah Felix, setidaknya Felix sudah tersenyum bahkan tertawa lagi dari pada beberapa menit yang lalu.

" Gak bisa ngebayangin gue, gimana bentuk muka lo pas dandan kayak cewek begitu, " Eric terkekeh kecil.

" Jangan deh takutnya pas liat gue lo nya malah jatuh Cinta, " Felix hanya mendecakan lidah nya kesal.

" Idih nggak banget sih, " Eric hanya mengangkat bahu nya.

" Siapa yang tau kan. "

Felix menatap jijik Eric yang tersenyum sinis.

***

Di sisi lain, Changbin sedang mengedarkan pandangannya mencari laki-laki manis yang beberapa saat lalu dia lupakan.

Jujur saja, Changbin bukannya berniat melupakan Felix hanya saja Changbin awalnya hanya ingin menyapa Lizy sebentar, perempuan yang saat ini berstatus pacarnya.

Sayang nya saat berbicara dengan Lizy, Lizy malah memperkenalkan nya dengan keluarganya. Mau tidak mau Changbin harus tetap berada di sisi Lizy untuk sementara.

Alis Changbin terangkat dengan pandangan tajam, saat matanya berhasil menemukan keberadaan orang yang di cari nya.

Di salah satu kursi tamu, terlihat Felix dan seorang laki-laki yang tidak Changbin kenal sedang bercanda, sehingga melupakan fakta jika mereka sedang di tengah orang banyak.

Wajah manis Felix semakin bertambah saat dia tertawa, entah kenapa Changbin merasa dadanya terasa panas.

Sekarang, Felix sangat jarang tertawa lepas seperti itu jika dengan nya. Felix lebih sering menghindar jika berdekatan dengan nya.

Dengan langkah pelan Changbin melangkah mendekati dua orang yang masih sibuk bercanda.

" Lix, " panggil changbin saat sudah berada di depan kursi yang di tempati Felix.

Felix menghentikan tawanya, dan menatap Changbin.

" Oh, Changbin. Udah selesai lo? " tanya nya dengan polos.

Wajah Changbin semakin menggelap karena marah.

" lo liat? " tanya Changbin balik, Felix hanya mengangkat sebelah alisnya bingung dengan Changbin yang tiba-tiba badmood seperti sekarang.

" Siapa Fel? " tanya Eric, memecahkan suasana canggung yang terjadi.

" owh iya lupa, kenalin Er dia Seo Changbin pacar adik lo, " Eric menatap Changbin dengan pandangan antusias.

"Owhh jadi ini cowok yang bikin Lizy tergila-gila? "

Berbeda dengan Eric, Changbin memandang Eric dengan bingung.

Dia tidak salah dengar kan ? Felix baru saja mengatakan Lizy adik laki-laki di depannya.

" Kenalin gue Eric kakak nya Lizy, " jelas sudah. Telinganya tidak salah dengar jika Eric adalah Kakak dari kekasihnya. Lizy.

What the hell ? - SCB

Perfect Two (Changlix)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang