(A/N): prepare some tissues.
❀
"apa ini?" seoyun mengernyit, heran saat melihat benda yang di letakkan mingyu di atas meja.
"airpods."
"tidak, maksudku... untuk apa?"
"aku... tidak tahu. aku ingin memberikannya padamu," mingyu mengambil tangan seoyun dan meletakkan benda itu di atasnya, "tolong simpan, ya. kamu kan, suka dengar musik."
kedua ujung bibir seoyun naik ke atas, membentuk senyuman tulus. "pasti. makasih, ya!"
mingyu ikut tersenyum, mengangkat alisnya saat sang gadis tiba-tiba bertanya. "kenapa ngajak ketemu?"
mingyu menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu, "oh, uhm... aku ingin... curhat."
"baiklah, aku dengarkan." seoyun memutar sedotan di dalam gelas smoothies-nya, menatap mingyu.
mingyu menarik nafas dalam-dalam sebelum mengeluarkan kalimat yang sudah ia simpan dalam dirinya sendiri sejak lama. "aku suka dengan seseorang."
seoyun menanggapinya dengan tenang, "oke. siapa?"
"kamu." jawab mingyu, dengan suara agak bergetar. sudah bisa ditebak laki-laki itu sangat gugup.
hening.
kedua remaja itu bahkan tak bisa menatap mata satu sama lain, atmosfer tiba-tiba berubah menjadi canggung.
"kamu, seoyun." mingyu bersuara kembali, meraih atensi gadis di depannya.
pipinya tiba-tiba langsung bersemu merah, ia menutup wajahnya, "aaaah! maaf!"
seoyun memiringkan kepalanya. "kenapa?"
"maaf, jadi canggung, ya?" mingyu membuka kedua jarinya, hanya menunjukkan sebelah matanya, tak berani menatap seoyun.
manisnya.
"hahahah," seoyun terkekeh, mencubit pelan telinga mingyu. "tidak apa-apa, mingyu. sekarang, kamu lega?"
mingyu yang melihat reaksi seoyun lantas menghela nafas lega, kemudian mengangguk. "iya."
"jadi cuma itu? mengajakku kesini, hanya membicarakan itu?"
"iya..."
seoyun mau tidak mau mengembangkan senyumnya.
"aku harus pulang..." lirih mingyu, melirik jam tangannya seraya menghela nafas.
"baiklah. sampai jumpa lagi." seoyun tersenyum.
"seoyun, sehat ya."
seoyun awalnya mengernyit mendengar kata-kata mingyu yang terdengar sangat abstrak baginya. saat telah mencerna kalimat itu, seoyun mengangguk. "iya, pasti dong. kamu juga."
mingyu tersenyum. seoyun tidak akan pernah bisa melupakan senyumnya saat itu. "sampai jumpa."
andai saja aku tahu itu momen terakhirku dengannya...

KAMU SEDANG MEMBACA
Untold ✓
Fanfictionkim minkyu, si pangeran sekolah yang menyimpan berjuta rahasia. andai saja, andai saja aku menyadari semua teka-tekinya dari awal. [ before story of 'airpods' ] +lower case intended started: may 18th, 2019 ended: may 30th, 2019 © 2019, lovelyhuang