8

5.1K 450 2
                                        

Sakura bangun setelah jam makan malam usai. Bagaimana ia bisa jatuh tertidur setelah menangis? Bahkan kini riasannya sudah rusak dan wajahnya bengkak.

Dan sial, ia melewatkan workshop pertamanya hari ini. Haruskah ia menyusul dan mengatakan, "Maaf, aku sedikit tidak enak badan. Jadi, aku tertidur." Tidak, itu bukan style Sakura.

Atau mengatakan sejujurnya? Merindukan mantan kekasih yang kini juga ikut workshop. Tidak, ia masih tahu bagaimana untuk tidak membuat orang lain malu.

Beranjak dari ranjang, ia membuka kopernya mencari pakaian yang lebih layak dikenakan selain setelan yang ada sekarang.

Ia memutuskan untuk membolos seluruh kegiatan malam ini. Ia akan turun dan jalan-jalan di sekitar hotel.

Selesai mandi, Sakura hanya mengenakan celana high waist tujuh per delapan berwarna putih dan juga blus berwarna toska yang cukup mencolok. Sebenarnya itu hanya celana tidur dan pakaian kantor yang dipadukan tapi, entahlah rasanya terlihat bagus.

Merias wajah secukupnya, ponsel dan dompet masuk ke dalam tas, Sakura mengambil sneakers putih miliknya dan kemudian pergi meninggalkan hotel.

***

Sakura berjalan-jalan sendirian. Mungkin sekitar dua kilometer jaraknya dari hotel. Sungguh, siapapun penyelenggara workshop ini dia adalah yang terbaik.

Banyak aktivitas malam hari yang memanjakan mata. Sakura cukup menikmati waktunya dan melupakan segalanya untuk sejenak. Ia tidak memikirkan Sasuke dan ia tidak mau tahu apa saja yang terjadi di workshop hari ini.

Sakura berjalan semakin jauh, ia terpukau melihat sekelilingnya. Ini tidak seperti di kotanya, ini sangat indah. Ia melihat di sisi kanan dan tampak taman-taman bunga tulip buatan yang membuat jalanan semakin terang. Ah, andai ia bisa tinggal di sini lebih lama tanpa memikirkan apapun.

Secara spontan, ditengah perjalanannya, ia mengingat tujuan awalnya keluar hotel. Mencari makan malam, dan sekarang ia masuk ke sebuah kafe yang tampak hangat dengan cahaya kekuningan dari lampu-lampunya.

"Selamat makan." Ucapnya pada dirinya sendiri ketika makanan pesanannya tiba.

Ia makan dalam diam, pikirannya terbelah banyak dan masalah utamanya ada pada Sasuke.

Sakura menghembuskan napasnya berat. Apa yang harus dilakukannya? Haruskah ia membicarakannya dan berusaha mencoba meminta maaf sekali lagi pada pria itu? Setidaknya ia harus membuat hatinya lebih tenang.

Ia memang mengatakan jika Sasuke egois dan ia tidak betah dengannya. Tapi, di dasar hatinya? Sangat berbeda.

Bahkan ia masih melamun tanpa menyadari jika makan malamnya telah habis.

***

Ini hari pertama yang melelahkan, baginya. Meskipun tidak terlalu berat tetap saja lelah. Ia tadi hanya beristirahat sebentar lalu menelepon Ibunya untuk bertanya kabar dan memastikan bahwa beliau baik-baik saja.

Sasuke menghembuskan napasnya berat. Rasanya ia butuh mandi, mengingat semua hal yang sudah terjadi hari ini.

Perkataan Sakura, alasan wanita itu, workshop. Semuanya, semua memenuhi kepalanya saat ini.

"Sial." Umpatnya.

Sasuke merebahkan tubuhnya di ranjang hotel. Kamarnya cukup luas, meskipun ada ranjang lain di sebelahnya. Ia tidak peduli dan tidak mau tahu kemana teman sekamarnya malam ini.

"Aku minta maaf." Lagi, permintaan maaf Sakura kembali terdengar di telinganya.

Sasuke menggeram kesal. Mungkin memang benar, ia butuh air dingin untuk mendinginkan kepala dan hatinya.

***

Selamat malam, sudah berapa lama ini? Wkwk
Maaf, aku sibuk di rl, tugas hari raya menumpuk dan harus dibawa pulang kampung :')

Oh ya, cuma mau ngingetin kalo cerita ini sepertinya alurnya ngga jelas dan bikin bingung. Bahkan aku sendiri bingung.

Aku harap kalian tetap suka, meskipun ini aneh :v karena dari awal aku udah bilang kalo work aku setelah Lie itu cuma buat pelampiasan penat. Jadi nulisnya sesukanya :'>

Satu lagi, jangan kritik tentang alur (mis: kelambatan, kecepetan) cukup kasih tau di mana salah aku nulisnya (mis: tata bahasa, ejaan, plot hole *aku gatau ini masuk alur ato apa) karena sekali lagi, aku nulis ini pure buat hiburanku aja.

Q: Udah bolong berapa puasanya?

*Sepertinya ini update terakhir bulan ini :v

Señorita [COMPLETE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang