===Happy Reading===
Setelah sampai di kantin, mereka duduk di pojok seperti biasa. Rangga dan Galang memesan makanan untuk mereka. Damian sibuk dengan ponselnya. Julian dan Regan diam tidak berbicara.
Terlihat dari arah pintu kantin, dua orang cowok berjalan ke arah meja paling pojok. Tempat Regan dkk sedang duduk.
"Waaahh wahh cuacanya panas sekali gaes, ngga ada yang niatan traktir gw es jeruk nihh? Kan lumayan nyenengin hati temen." Galih duduk di depan Julian. Galih Saveiro sebelas duabelas dengan Rangga. Kelas 11 IPS 2. Bedanya Galih tidak sesembrono dan seenaknya seperti Rangga. Tapi satu hal dia sangat nekat. Dan sangat update dengan berita.
"Ga ada." jawab Regan.
"Kasian lu tonggg! Keknya uang saku lo lagi dipotong yaaa?" tanya Natha. Ferdinand Nathalio Godwin kelas 11 IPS 1. Cowok paling mesum di antara teman-teman Regan.
"Sialan lo Nath!"
"Kok bisa sih?" Damian yang tadi sibuk dengan ponselnya, sekarang sudah mematikan game yang sedari tadi ia mainkan.
"Gara-gara gue balapan tadi malem."
"Sukurin lo padahal udah dilarang sama Papa lo, masih aja suka ngebantah." Julian ikut menyahut.
"Tau tu si Galih. Uang jajannya dipotong baru nyadar."
"Sebenernya kalian itu ada dipihak gue apa bokap gue sih?"
"Halo Regan..." suara lirih terdengar sangat dekat di telinga Regan. Ia melirik ke samping dan menemukan seorang cewek. Regan menghela nafas kasar. Damian, Julian, Natha dan Galih kini menatap Regan dan seorang cewek yang ada di sampingnya. Katrin sudah duduk manis di samping Regan.
Katherina Lavencia, seorang cewek yang sangat cantik. Memiliki banyak penggemar, dan ia adalah seorang model. Tapi apalah daya hatinya sudah terpikat dengan pesona Regan. Sejak kelas 10 ia selalu mengejar-ngejar Regan. Tapi, manusia patung ini tidak pernah meliriknya sama sekali. Begitupun Katrin yang tidak pernah menyerah untuk mendapatkan hati Regan.
Saat istirahat, Katrin selalu menghampiri Regan dengan membawa sekotak bekal. Regan tidak pernah memakannya. Tapi membawanya pulang, dan ia berikan kepada adiknya atau satpam rumahnya atau siapa saja orang di rumahnya yang mau memakannya. Ia hanya tidak ingin membuat hati seorang wanita tersakiti. Setiap ia ingin menolak bekal itu, ia selalu teringat Mamanya. Ia jadi tidak tega.
Regan mengambil bekal itu dan hanya meletakkannya saja. Hanya perbuatan seperti itu, sudah membuat seorang Katrin tersenyum. Dari sekian banyaknya fans yang dimiliki Regan, hanya Katrinlah yang berani blak-blakkan menyatakan perasaannya.
Galang dan Rangga datang membawa pesanan mereka. Melihat ada Katrin, mereka langsung semangat. Karena mereka adalah orang pertama yang menyetujui hubungan Regan dan Katrin.
"Eehh ada Katrin." Rangga tersenyum ke arah Katrin yang dibalas juga dengan senyuman.
"Aduhh manis banget...Ginian masak si Regan ga mau lirik sih." ucap Natha. Regan melirik ke arah Natha. Kenapa jadi bawa-bawa namanya?
"Anjirrr ngapain lo duduk di tempat gue?" Rangga berteriak sampai penghuni kantin memandang ke arahnya dengan pandangan kesal.
KAMU SEDANG MEMBACA
DAISY
Teen FictionDaisy, Susu Kotak, dan Surat. Lina hanya seorang gadis remaja yang tidak tau apa-apa tentang cinta. Tapi, ia sungguh mengalami dan merasakannya. Introvert adalah kepribadiannya. Cantik sudah melekat pada dirinya sejak lahir. Gadis remaja yang hanya...
