Aku ajak kamu ke taman kota
Menghabiskan malam minggu di kota Pahlawan
Saat pulang, aku menghentikanmu, dan berkata
"aku akan pergi untuk cita-citaku"
Kalimat yang membuatmu diam dan membeku di tempat.
Lalu, kamu bertanya, "kenapa pergi? Tetaplah tinggal"
Dengan segala rasa, aku buat kamu yakin, bahwa
Aku akan cepat pulang.
Cukup lama membuatmu yakin. Cukup lama kita berkompromi.
Kamu peluk aku, dan berbisik,
"pergilah untuk cita-citamu. Di sini aku akan menunggumu pulang. Ku pastikan rasanya akan tetap sama. Tetap kamu yang akan bertahta di istanaku. Tetap kamu yang akan menjadi Ratu di kerajaanku."
Kamu membuatku yakin dalam melangkah.
Pelukanmu membuatku yakin semua akan baik.
Malam ini. Pelukan ini yang akan mengantarkan aku dengan segala kelegaan hati untuk kembali melangkah.
