XI.makaroni keju

14 1 1
                                    

"Kak dah sampe, makasih ya udah mau nganterin " tanpa mendengarkan jawaban evan langit sudah melenggang pergi

Namun sebelum sempat melangkah untuk yang ke tiga kalinya sudah ada yang menarik kerah baju nya "et mau langsung lari aja lo, jelasin dulu kenapa lo harus kerja disini" pertanyaan evan membuat langit gelagapan selain karena ini rahasia juga ditambah waktu yang makin mepet

"E..e...A itu besok aja ya kak di ruftoop cafe peony, waktu nya kaya biasa. Ati-ati di jalan babang ganteng" langit pergi seraya melambaikan tangannya

Sedangkan evan yang ditinggalkan begitu saja hanya bisa menatap tanpa bisa berkata kata

~
Ting, ting, ting

Suara notifikasi berturut turut mengganggu konsentrasi elang saat membaca buku

Dengan malas elang menatap handphone nya, tapi tepat ketika membaca nama yang tertera di sana raut wajah yang awalnya sebal seketika berubah menjadi cerah

Chat on

Pelangi ❤
Kak besok sibuk ga

Kak bisa temenin aku pergi

Kak aku ganggu ya maaf

Elang
Ga ganggu kok

Ok besok aku temenin

Mau pergi jam berapa emang

Pelangi ❤
Pulang sekolah aja kak

Ketemu di tempat bisa

Elang
Ok

Chat off

Setelah membalas pesan elang kemudian membaringkan tubuhnya seraya menatap langit langit kamarnya dengan senyum bahagia yang terpatri di wajah nya

~
"Oy kak, udah gue pesenin sekalian biasa kan?"

"Yoi inget aja lo"

Evan mendudukan dirinya di depan langit seraya menatapnya dengan intens

"Jadi?"

"Jadi... ya gitu lah kak, kakak kan tau aku itu ga di kasih uang selain buat sekolah kalau pun dikasih ya cuman dicukup cukupin sebulannya aja"

"Makannya aku cari kerja buat nambah uang, apalagi aku ga boleh lagi dateng kerumah dan kalau sampe dateng kerumah uang sekolah + uang tambahannya bakalan di berhentiin "

Lanjut langit seraya menundukkan wajah nya dalam dalam karena takut untuk menatap wajah evan

"Hah, jadi sekarang lo dah ga dirumah itu lagi kan. Sekarang tinggal dimana lo sama siapa?"

"Aku sekarang tinggal di apartemen deket sini tepatnya depan peony garden, aku sendirian di sana ga ada temen" jawab langit dengan suara lesunya

"Ok gue ngerti abis ini kita jalan lagi, ga bawa motorkan lo kesini nya?"

"Ga bawa kok tenang aja"

"Sip abisin makanan nya abis itu langung pergi kita"

Setelah menyelesaikan makan langit serta evan langsung bergegas pergi

"Kak kita ngapain ke pet shop, kakak mau beli peliharaan bukannya kakak ga terlalu suka sama hewan?"

"Oh itu lo pilih aja entar gue beliin buat nemenin lo di apartemen"

Langit Dirgantara Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang