VIII.Benci

7 0 0
                                    

Jangan pernah jauhin dia walaupun dunia menjauhi nya

❇Bams Wicaksono❇

Langit serta oki yang keluar dari perpustakaan dengan keadaan sedikit berantakan serta kotor karena tabrakan tadi akhirnya membenahi pakaiannya sembari berjalan menjauhi perpustakaan

Tetapi sayangnya dari arah lain elang yang melihat keadaan langit dan oki yang berantakan apa lagi baru keluar dari perpustakaan yang notabene nya sepi dan tak ada cctv di dekat nya membuat elang yang melihatnya tentu saja berpikiran yang tidak-tidak terhadap nya

Dan jelas saja membuat elang semakin membenci langit dengan semua yang dilakukannya baik itu benar apalagi salah

❇❇❇

"Hai lang, mau ke kantin bareng " bams menyapa dengan nada riangnya saat bertemu dengan langit

"Eh kak bams, boleh kok ya kan ki" jawab langit dengan semangat karena berfikir bahwa akan ada elang. Dan hanya dibalas deheman oleh oki yang jelas sekali dia tidak suka karena berfikir akan ada elang

Karena dibolehkan ikut oleh langit dengan santainya bams menarik atau lebih tepatnya menggandeng lengan langit dengan mesranya. Sementara oki yang melihat itu jelas saja langsung meradang, ya bayangkan saja dia yang notabene nya sahabat dekat saja jarang menggandeng tangan langit bahkan mungkin bisa dihitung berapa kali tetapi bams yang bahkan hanya kenal nama sudah berani menggandeng tangan langit dengan mesranya

Dengan wajah merah padam oki menebas tangan bams hingga terlepas "lepas ga usah modus lo, jangan mentang-mentang kakak kelas jadi bisa seenaknya"

Oki mengatakannya dengan nafas yang memburu terlebih lagi saat melihat seringai yang di berikan bams padanya, sangat membuat oki meradang bahkan lebih parah lagi oki sangat ingin menghancurkan wajah yang memberikan seringai itu

"Ok ok santai bro, lo tenang aja gue ga bakalan nikung lo"ucap bams uang diakhiri dengan nada santai. Bams mendekatkan diri pada oki seraya berkata

"Dan karena itu lo harus selalu ada di dekatnya apa pun yang terjadi, jangan pernah jauhi dia walau dunia menjauhi nya, tapi kalau lo ga bisa jagain dia lagi. Gue dengan senang hati bakal gantiin lo buat jagain dia"dengan berbisik tapi dengan nada penekanan di setiap kata nya

"Ok kalau gitu gue sama dika duluan ya lang ki"sambung bams dengan santainya menarik tangan dika dan pergi begitu saja dari hadapan langit dan oki

"Loh ga jadi ke kantin bareng nih kak?"

"Ga lain kali aja "jawab bams sambil berteriak

Karena langit yang memang dasarnya cuek juga tidak suka memikirkan kelakuan orang lain, hanya mengangkat bahunya acuh sambil melihat kedua punggung kakak kelas nya itu hingga hilang di belokan koridor kelas XI

Lalu tanpa rasa bersalah telah dengan tidak sengaja atau tepatnya tidak tau sudah membuat oki cemburu, langit dengan lembutnya menggandeng tangan oki untuk pergi ke kantin

"Yuk kita lanjut ke kantin" langit denga santainya berjalan dengan menggandeng tangan oki tanpa tau bahwa orang yang tangan nya digandeng itu sedang gugup serta bahagia setengah mati karena tangan nya digenggam dengan lembutnya

"I..iya ayo" dengan nada gugup yang sangat ketara, sedangkan langit yang mendengar nya mengira oki sakit atau lainnya

"Lo ga pa pa kan ki?"langit bertanya dengan khawatirnya sambil memegang pipi oki yang bersemu

"Ga kok ga pa pa"balas oki sambil memalingkan wajahnya kearah lain

"Yakin itu muka lo merah loh, beneran ga sakit?" Langit dengan tak percaya nya langsung menghadapkan wajah oki kehadapan nya

"Eh dah yuk ke kantin, kelamaan dikit rame tuh" ucap oki sambil mengalihkan pembicaraan

"Eh iya yuk cepet entar bakso pak maman abis"

❇❇❇

"Wes dari mana aja lo, lama bener?, mampir toilet cewe ya lo" selidik bams yang jelas mendapatkan jitakan maut elang

"Gila lo" elang sambil mendudukan dirinya di hadapan mereka tanpa menyadari bahwa yang duduk tepat di belakang tubuhnya adalah orang yang amat ia benci

"Eh lang, musuh lo duduk di belakang lo tuh. Si ardan" dika sambil meminum es jeruk nya hingga tandas

"Eh iya tuh, ngomong-ngomong gimana kabar lo sama si doi. Ada kemajuan atau masih digantungin nih?"pertanyaan bams yang cukup untuk membuat rahang seorang elang mengeras

"Ga" hanya satu kata dengan intonasi rendah sudah cukup untuk menjawab pertanyan seorang bams

"Oh gitu, eh tapi lo harus gerak cepet lang. Soalnya desas desus nya sih ono udah deket ama doi, makannya lang jangan lah dingin gitu, cewe mana tau kalau lo suka sama dia" dika seolah menyandarkan nya untuk lebih terbuka pada perasaannya, ya paling tidak dapat memberi tau kan bahwa dirinya suka padanya

"Hemm, entar "

"His entar-entar aja lo nanti kalau si doi pacaran ama orang lain aja baru lo mau ngakuin" bams dengan geregetnya sampai memakan es batu yang ada di es teh nya

Bukannya menjawab elang malah meninggalkan kedua sahabatnya masih dengan rahang yang mengeras

❇❇❇

"Oy lang, dari mana aja lo. Udah bel juga untung aja guru lagi pada rapat " hardik lena sambil memukul punggung nya

"Ish lo ngapain sih main pukul aja kaya ga biasanya aja"kesal langit karena pukulan dipunggungnya

"Ye lo lupa buku tugas gue kan di lo ogeb, dah sini balikin " lena sambil menodongkan tangannya kepada langit

"His dasar mak mak kos yang seneng nagih utang disaat yang tidak tepat"gerutu langit saking sebalnya

"Udah ga usah ngedumel, entar gue doain doi pacaran ama yang lain mau lo"ancaman lena yang tentu saja berpengaruh padanya terlebih lagi ini membahas tentang sang pujaan hatinya

"Eh eh, jangan kaya gitu dong len yang cantik, baik, tidak sombong dan rajin menabung, iya iya nih gue balikin buku lo. Tapi inget doain gue cepet taken ama doi" rayu langit seraya mengembalikan buku tugas lena

"Hem"

"Ah makasih lena sayang "langit seraya memeluk erat tubuh lena

"Ih minggir lo gigu tau ga, kaya lesbi aja"lena bahkan sampai bergidik ngeri membayangkannya

"Gila lo ga lah, sayangnya gue masih suka cowo. Emang lo  jomblo bangkotan "ejek langit seraya melempar kertas yang memang sendari tadi langit buat bola

"Huh dasar ga sadar diri. Makannya jangan kelamaan jomblo keliatan sering ngayalnya"

"Heem" langit menjawab dengan tak ikhlas seraya memasang earphone serta membuka novel kesukaannya. Novel dengan genre romance yang selalu dibawa nya

❇❇❇

Hai hai
Aku disini cuman mau kasih tau. Aku buat part ini lagi ga ada ide karena ga mau kalian kecewa. Jadi aku harap maklumi

Ok semoga suka ya
Jangan lupa vote and comment Salam sayang semua😘
Selamat puasa nya buat yang melaksanakan 🕌

Langit Dirgantara Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang