Hot 3 : Kado Ulangtahun Felix

36.4K 1.3K 32
                                        

Felly sedang duduk sambil menonton sebuah video di laptopnya kala mendengar suara pintu yang dikunci, lalu disusul dengan pelukan di belakang tubuhnya. Tidak perlu berbalik untuk menatap siapa yang memeluknya, aroma dan ciuman di bahu Felly sangat familier yaitu Felix, kakaknya.

"Sedang apa, sayang?" Tanya Felix sambil mengulum telinga Felly.

Felly tersenyum dan menyandarkan punggungnya pada tubuh Felix. Setelah kejadian kemarin, Felly dan Felix memang sering melakukan percintaan. Namun tidak setiap hari dan setiap waktu. Hanya ketika sedang tidak ada orangtua mereka saja. Felix lebih sering mencium bibir Felly sebelum tertidur di kamar.

"Aku hanya menonton video kita waktu kecil. Mumpung tidak ada lagi pelajaran yang harus kuhafalkan untuk ujian." Jawab Felly dengan mata sendu yang menatap ke video. "Aku merindukan Felicia." Katanya dengan desahan.

Felix ikut menatap ke arah video dan mendapati wajah perempuan mungil itu sedang tertawa sambil berjingkrak kala mendapatkan hadiah ulang tahun dari Felix dan Felly. Rasa bersalah ikut hadir di hati Felix. Namun Felix mengabaikannya. Itu demi kebaikan Felly dan Felix tidak akan menyesalinya sampai kapanpun. "Tidak banyak kenangannya dengan kita. Kau tidak seharusnya mengingat masa lalu seperti itu. Mom akan sedih jika mengetahuinya."

Felly mendengus. "Mom selalu sedih. Mom selalu bersikap seolah hanya dia yang paling sedih. Padahal, aku juga sedih. Sangat sedih."

Felix memeluk erat tubuh Felly dan mencium leher wanitanya dengan kilat. "Kau masih punya aku."

Felly tidak menjawab. Hanya tersenyum dan menggenggam tangan Felix yang melingkar di perutnya.

Felix ikut tersenyum. Satu tangannya segera mengambil alih cursor laptop dan menutup video yang ditonton. "Mari kita akhiri ini. Sebaiknya kita menonton film seru saja." Katanya.

Jari Felix kemudian aktif mengetik sebuah situs yang sangat dikenalnya.

"Kau mesum!" Ucap Felly sambil tertawa ketika melihat thumbnail dari video-video dewasa di hadapannya.

Felix mengecup pipi Felly. "Hanya padamu," katanya sambil mengklik satu video. "Mari kita tonton yang ini."

Felly terkekeh sedangkan Felix kembali memeluk perut Felly. Saat video yang diputar berhenti, Felix menutup laptopnya dengan segera dan menyingkirkannya ke samping mereka. Tangan Felix yang berada di perut Felly kemudian turun dan menyelip ke dalam celana dalam Felly. Sedangkan tangannya yang satu lagi mengangkat blouse yang digunakan Felly dan menyelip di bra Felly.

Felly mendesah merasakan tangan Felix yang menyentuhnya di bawah sana.

"Kau basah." Bisik Felix tepat di telinga Felly.

Felly tersenyum. Tangannya menyentuh kejantanan Felix dan mengelus gundukan di dalam celana jeans yang Felix gunakan itu. "Dan kau keras."

Felix tersenyum miring. "Kau mulai nakal."

Felly tertawa ketika Felix menggulingkan tubuh Felly dan mengurungnya di antara kasur dan tubuh Felix di atasnya. "Katakan kau mencintaiku." Bisik Felix tepat di depan wajah Felly.

Felly tersenyum jahil sambil mengalungkan tangannya di leher Felix. "Siapa yang bilang aku mencintaimu?"

Felix mengernyitkan alisnya dengan raut wajah tidak suka. "Kau tidak mencintaiku?"

"Ya." Kata Felly, dan tertawa melihat wajah Felix. "Aku tidak mencintaimu, Felix. Tapi sangaaaaaat mencintaimu."

Felix tersenyum lebar. "Sedalam samudera?"

Felly kembali tertawa akibat ucapan Felix yang kekanakan. "Tidak. Itu terlalu sedikit. Cintaku padamu itu seluas galaxy."

"Kau tidak berbohong?"

Hot Devil [#TDS3]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang