Happy reading 💞
.
.
.
Jongin membaringkan tubuh lemah kyungsoo diranjang kecil yang terdapat di flat si gadis. Lalu dia pergi ke dapur untuk mengambil air, dan memberikannya pada kyungsoo. Membantu kyungsoo untuk duduk dan meneguk air yang ia bawakan tadi.
"gomawo" ucap si gadis sambil tersenyum lemah.
Jongin membantu kyungsoo untuk berbaring kembali dan mencium keningnya lama, penuh kelembutan hingga kelopak mata kyungsoo tertutup merasakan betapa dalamnya ciuman itu. Lalu mata mereka beradu saling menatap satu sama lain. Kim jongin berdiri dan mulai menjauh dari ranjang kyungsoo.
"aku akan keluar sebentar untuk membeli bubur,tadi kau tidak memakan makananmu sama sekali. Aku akan kembali lagi"
Ujarnya lalu bergegas pergi tanpa menunggu jawaban dari mulut kyungsoo. Kyungsoo hanya bisa memandang kepergian jongin dengan sendu.
Ia mencoba bangkit dari ranjang kecilnya menuju lemari pakaian. Dia berjongkok dan mulai membuka pintu lemari bagian bawah. Memgambil sebuah map berlabel rumah sakit seoul. Jari tangannya mulai memegang erat kertas tersebut dan tetesan air dari kedua matanya mulai menjatuhi kertas itu.
" Hiks hiks "
isakan yang sedari tadi lirih mulai terdengar keras, dia remat erat kertas itu hingga terlihat tidak serapih tadi saat mengeluarkan. Dia ingin menyingkirkan kertas itu jauh-jauh agar jongin tidak melihat apa yang tertera didalamnya.
Dia mengusap lelehan air matanya kasar dan bergegas bangkit dari duduknya. Memandangi setiap sudut kamar, dimanakah kiranya ia bisa menyembunyikan kertas itu.
Ia keluar dari kamar menuju dapur kecilnya. Matanya tertuju pada korek api yang terletak di rak kaca dapur tersebut. Dengan cepat dia mengambil korek api itu dan segera membakar kertas yang dipegangnya.
Namun bunyi derap langkah terdengar dari arah pintu masuk. Dia yakin bahwa jongin sudah datang. Matanya terlihat gusar, dia mencoba berfikir dimana kiranya bisa menyembunyikan kertas itu sementara agar jongin tidak melihat.
Rak lemari kaca dapur! Ya kyungsoo menyembunyikan kertas itu disana dengan cepat dan mulai mengatur nafasnya agar terlihat tidak mencurigakan. Terlihat jongin melangkah kearahnya dengan membawa kantong plastik yang ia yakini adalah bubur. Jongin masih belum menyadari keberadaannya. Hingga ia melangkahkan kakinya mendekati jongin.
"kau disini? Apa kau sudah merasa baikan? Ada apa dengan matamu?" tanyanya bertubi, namun tetap dengan raut wajah datarnya.
"eo! A aku hanya ingin mengambil sesuatu tadi, aku sudah tidak apa-apa " jawabnya sedikit gugup. Jongin menelisik wajah kyungsoo. Ia tidak percaya namun enggan memperpanjang hal sepele seperti ini.
"wah kau membeli bubur dimana?" mencoba mengalihkan perhatian kim jongin yang menatapnya curiga. Dia segera mengambil bubur yang masih jongin pegang dan membukanya untuk segera dimakan.
"aku akan menginap untuk malam ini dan tidak ada penolakan" memasang ekspresi datar dan nada suaranya yang tegas seolah tidak dapat dibantah. Wajah kyungsoo yang tadinya antusias memakan bubur tiba-tiba redup. Dia ingin sekali membantah perkataan kim jongin namun ia berfikir itu pasti akan sia-sia. Karna kim jongin tidak bisa dibantah sama sekali.
KAMU SEDANG MEMBACA
Confession (END)
FanficSTARING PAIR KAISOO (GS) - Kim jongin - Do kyungsoo (gs) - Other cast (addition) Hingga akhirnya aku lelah dan kau baru mengatakan "aku mencintaimu" Maafkan aku, aku menyerah. -dks Aku hanya mencintaimu, percayalah. -kji #exo #kai #jongin #do #K...
