Pagi yang cerah di sekitar komplek EXO, ibu-ibu cantik penghuni komplek sudah rapi berkumpul menunggu kedatangan kang min tukang sayur ganteng idola komplek.
Terlihat ibu Rt berjalan mendekat bergabung dengan ibu-ibu,
"abis nganter uco sekolah jeng?" sapa jeng Jenny.
"iya nih jeng, macet banget loh tadi di depan" jawab jeng lili sambil mengipas-ngipasHari ini rencana mau masak apa jeng lili" sapa jeng lisa basa basi
"Mau masak lasagna nih jeng lisa" jeng lili sumringah menjawabnya. Dia senang ilmu memasaknya bisa dia terapkan hari ini.
Tumben bener jeng masak masakan asing gitu" celetuk jeng rose.
"Iya nih tumben bapak nya anak anak minta saya praktek masakan hasil kursus memasak jeng".
Oh, ya boleh dong ya aku icip icip nanti, sahut jeng jenny menyela.
"Boleh dong nanti saya kasih semua ibu komplek kalo udah jadi ya" jeng lili berseru bangga.
"asik makasih ya jeng lili emang RW teladan ga nyesel saya milih suami jeng terus jd RW dua periode" sahut jeng lisa ceria.
"eh jeng lili sudah kenal sm tetangga baru kita belum, denger denger keluarga nya kece badai semua.." jeng wendy memang terkenal karna sangat update akan informasi seputar komplek.
"iya belum nih jeng mungkin nanti sekalian saya juga mau ajak dia ikut arisan RW kita" sahut jeng lili masih sambil sibuk dengan handphone nya.
"halah jeng Wendy ini loh kaya orang baru aja lupa apa sama mitosnya warga RT 8, kan kita tahu sendiri kalo RT 8, RT nya mas baek emang terkenal warganya pasti kece kece semua" timpal jeng lisa
"iya ya entah knp kok bisa ya tapi isi warganya penampilannya diatas rata rata semua, apa ada seleksi masuk dulu kali ya"ujar jeng rose berasumsi.
"eh iya juga ya dr satpam komplek sampe pengurus RT kece semua bahkan RW kita juga termasuk warga Rt 08 kan ya, ga salah sih ya kita di panggil komplek artis. Celetuk jeng Wendy.
Ibu ibu saling cekikikan seperti abg mendengar nya."yukkk mareee jeng - jeeengg manis tanpa pensil alis jajan yur sayurrrr skuyy" terdengar suara riuh merdu kang min dari pengeras suara menggema.
"wah itu dia yang kita tunggu - tunggu Panjang umur kita lg ngerumpi artis eh salah satu aset berharga kita dateng" sahut jeng jenny antusias.
"bahkan tukang sayur di Komplek kita aja segitu kecenya ga paham lagi saya" sahut jeng sunny genit.
Dan dijawab anggukan sumringah dari ibu ibu komplek lain yang rela beli sayur jauh jauh sampe ke RT 8 hanya untuk cuci mata mencari kesegaran pagi.
Kang min pun bergerak menuju titik kumpul tempat ibu ibu sudah menunggu nya.
Terlihat nessa bergegas pula mengejar kang mimin.
Sekarang nessa sudah tidak pernah lagi belanja sayur hanya dengan memakai daster kusut dan bolongnya. Hari ini nessa sudah sangat rapi dengan setelan modis supreme dan sendal guccinya wajah yg juga sudah segar dgn riasan sederhana (Padahal riasanya ga sesederhana prosesnya ckck).
"mari bu"
Nessa menyapa ramah ibu ibu yg sudah berkumpul menunggu kang min menggelar dagangannya.
Terlihat beberapa pasang mata melihat nessa dari atas kebawah keatas lagi kebawah lagi *oke cukup*
beberapa terlihat sinis beberapa mencoba kepo untuk bertanya "berapa harga outfit lo" (anjay yutup)
hanya jeng lili yang terlihat asik sendiri memainkan handphone nya.
Jeng lisa pun membuka basa basi di antara mereka "jeng lili ini loh warga barunya"
bu lili langsung mengangkat wajahnya matanya mencari cari, menerawang, menelisik, mengejapkan mata sampai menemukan nessa disemak-semak *oke gw lebay*
nessa mengangguk lalu tersenyum, bu lisa bak konselor memperkenalkan keduanya
"maaf, dengan jeng siapa?"
" oh, saya nessa bu" nessa menjawab cepat.
"oke well jeng ness, saya panggil gitu aja ya ini ibu Rw kita ibu pejabat paling tinggi di komplek kita, oke well jeng lili ini jeng... "
"udah deh jeng lisa saya udh tau ga usah diulang lagi" sahut jeng lili males.
(lagi jeng lisa sok iye neh)"hai jeng ness welcome to our komplek yah meriah kan ya warga kompleknya",
"cm sedikit lebay maklum ya*sambil berbisik*)nessa mengangguk paham.
"jeng-jeng cantik jadi pada jajan ga nihhh" terdengar lagi glegar suara kang min kembali dari toa nya."jeng jeng semua itu loh kangmin udah mulai tuh meet and greet nya skuy lah " teriak jeng sunny setengah berlari.
Nessa yang masih bengong melihat keriuhan dan keajaiban pagi ini tapi jeng lili langsung menariknya
"ayo jeng jangan kebanyakan bengong keburu kita ga kebagian ikan jambalnya" ujar jeng lili sambil masih menarik nessa
nessa masih terpana melihat dandanan ibu ibu komplek matanya berkeliling sambil menggumam
"beuh, sendal jepit Gucci, daster channel, ikat rambut Givenchy, tas sayur Longchamp, dompet dior, kerudung Burberry, parfum Aigner"
"itu juga kang min setelannya NIKE dari headband sampe jempol kaki.makk.. untung gw ga jadi pake daster tanah abang tadi,
hadeh emang intuisi ga pernah meleset, untung juga ga ngikutin kata yayah" nessa tampak bersyukur dan masih mengikuti saja kemana jeng lili menariknya.dan nessa pun tak ketinggalan menelisik dandanan bu lili yang mencepol tinggi rambutnya dengan ikat rambut sepasang dengan bandana Gucci nya, pakaian nya terlihat sederhana dengan kaos hitam polos dior dan cardigan Burberry, tak ketinggalan sendal jepit merah supreme melingkar manis, belum lagi dompet guccinya yg bila diperkirakan penampilannya bs untuk beli kos kosan kapling 7 pintu di kemang.nessa menggeleng karena masih terpana dan tak biasa melihat pemandangan tersebut
"gela-gelaaaa nih ibu-ibu komplek beli sayur kaya lagi paris fashion week aja"
"baiklah mari kita imbangi mereka semua" gumam nessa dengan optimis didalam hati.
(Sungguh riya mereka semua, jiwa kerontang nan misqin author bergemuruh)
semua ibu ibu komplek pun sudah tenggelam dalam keriuhan dan gemuruh melakukan tawar menawar dengan kang min, sesekali terdengar cekikikan genit ibu ibu ditambah sesekali terdengar suara nyanyian kang min yang di request ibu - ibu komplek.
Satpam kai yang sedang patroli pagi dengan sepedanya hanya bisa menggeleng dan tersenyum karena digoda oleh ibu-ibu komplek yang teralihkan olehnya.
Sungguh indah pemandangan setiap pagi di komplek exo.
---- Tunggu terusannya ya bersambung----

KAMU SEDANG MEMBACA
Cerita di Komplek EXO
FanfictieFanfic ini bergenre humor receh tentang imaginary kehidupan exo dalam berkomplek. Tidak pernah ada cerita sebenarnya dalam kehidupan nyata jadi tidak ada kesamaan latar cerita... *dan saat ini pula deskripsi ini sudah terasa garing dan receh* Cerita...