Haiii~
Mau
Selamat membaca
***
Taehyung terbangun karna rasa pegal di lehernya. Tidur dengan posisi duduk menyender di tembok tentu membuat leher dan punggungmu pegal kan ? Tunggu dulu, taehyung mengerjapkan matanya cepat, berusaha mengais kesadaran secepatnya. Taehyung mengedarkan pandangan ke sekitar. Lalu merasa lega saat ia tersadar kalau dia masih berada di ruang musik. Ah, benar, tadi ia ketiduran saat mendengarkan jungkook bernyanyi.
Ngomong* soal jungkook. Taehyung mendesah kecewa saat tidak menemukan lelaki itu. Ia sudah mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan dan yakin kalau tidak ada jungkook disana. 'Yah, tentu saja jungkook pergi, apa yang kau harapkan taehyung, dia berjaga disampingmu saat kau tertidur begitu ? Hah, mana sudi jungkook melakukan itu.' Ejek taehyung pada dirinya sendiri.
"Lo udah bangun ?" Jungkook berjalan masuk ke ruang musik dengan 2 tas ditangan nya. Sedang yang diajak bicara tidak menjawab. Hanya memandang kosong kearah jungkook. Taehyung masih mengumpulkan kesadarannya entah tercecer dimana. Dan sesaat setelah itu taehyung ngukir senyum tipis. Tipis banget, tapi sarat akan rasa bahagia. Entah kenapa ada rasa seneng yang luar biasa, cuma karna fakta kalau jungkook gak ninggalin dia disini.
Sedangkan jungkook langsung ngambil duduk disisi kiri taehyung. Setelah itu dia nyodorin tas taehyung ke empunya. "Kenapa lo bawa* tas kesini ?" Tanya taehyung setelah nerima tas yang disodorin jugkook ke dia. "Ini udah jam pulang sekolah, kalo ini tas gak gue ambil, pasti bakal ke kunci lah dikelas." Jawaban jungkook bikin taehyung agak cengo. "Udah pulang ? Kenapa gak bangunin gue sih ? Gue tidur lama banget dong. Pasti lo bosen banget ya nungguin gue tidur. Sorry jung." Kata taehyung dengan nada agak bersalah. Jelas lah dia ngerasa bersalah. Kalo ini udah jam pulang, berarti dia tidur hampir 3 jam.
Jungkook senyum lebar ngeliat taehyung yang ngomong panjang lebar. Dari cara ngomongnya jungkook bisa ngeliat kalo taehyung ngerasa bersalah banget ke dia. "Gak usah minta maaf kali, lagian gue tadi main game, jadi gak kerasa juga waktunya. Lagian lo tidur pules banget, gue mana tega banguninnya." Setelah ngomong gitu jungkook nyengir tanpa dosa, gak tau aja jungkook kalau taehyung lagi nahan diri buat gak teriak liat jungkook yang keliatan manis banget sekarang.
"Tunggu dulu, kalo sekarang udah jam pulang, seharusnya kan ruangan ini udah dikunci."
"Lo tenang aja, tadi gue udah bilang sama pak satpam kalo ruang musik gue yang ngunci. Ini kuncinya, tadi gue minta waktu lo lagi tidur." Kata jungkook sambil ngangkat kunci ruang musik sekedar buat ditunjukkin ke taehyung. Bikin taehyung buang nafas seolah lega banget karna gak perlu khawatir ke kunci di ruang musik.
"Lo mau balik sekarang apa ntar ?ini udah setengah jam lebih setelah bel ngomong-ngomong." Omongan jungkook barusan bikin taehyung refleks nyari ponsel di tasnya, buat mastiin jam berapa sekarang. Setelah itu dia buru* bangun.
"Ayo balik, gue takut ketinggalan bus terakhir." Setelah ngomong gitu taehyung ngelangkah buru* kearah pintu keluar. Tapi, baru dua langkah, tangan taehyung dicekal. Taehyung ngelempar tatapan tanya kearah tersangka yang masih duduk santai di lantai. Jungkook ikut bediri, sekarang posisi mereka berhadapan.
"Gue anterin pulang, gak usah buru-buru."
"Gak usah, gue bisa pulang sendiri kok, beneran. Lagian, bus terakhir masih 10 menit lagi."
"Gue maksa. Ayo keluar." Setelah itu jungkook narik taehyung keluar ruang musik. Dalam hati taehyung berdoa semoga jungkook gak denger jantungnya berdetak keras banget. Juga muka nya yang sekarang pasti memerah. Gara* tangan jungkook yang masih narik tangan nya.
_______
Di tempat lain Park jimin lagi ngamuk. Dia banting*in semua barang* di kamarnya sampek bikin kamar itu mirip kapal pecah. Lempar, tendang, dan banting apapun yang bisa dia gapai. Bahkan setelah kamarnya sehancur itu emosi jimin sama sekali belum mereda. 'Semua ini gara* si bajingan yoongi itu. Kalo bukan karna dia seulgi gak akan minta putus sama gue' pikir jimin. "YOONGI BAJINGAN" Setelah itu jimin ngusak rambutnya emosi. Lagi* ngelempar barang apapun yang bisa dia gapai.
Jimin ngambil ponselnya. Memanggil kontak salah satu bawahan ayahnya. Gak berapa lama setelah panggilan tersambung, terdengan suara seseorang diseberang sana.
"Ya, tuan muda jimin, ada yang anda perlukan."
"Cari semua informasi soal min yoongi."
"Min yoongi ? Apa dia teman tuan muda ?"
"Bukan."
"Lalu untuk apa mencari informasi soal min yoongi itu kalau..."
"Gak usah banyak tanya ! Gue bilang cari, ya cari aja ! Gue gak mau tau, besok semua data soal min yoongi udah harus ada di kamar gue !" Setelah meneriaki orang diseberang telepon jimin memuatuskan sambungan nya dengan sepihak.
"Tunggu aja min yoongi, tunggu apa yang bakal gue lakuin ke elo. Gue pastiin lo bakal nyesel berurusan sama park jimin." Gumam jimin, setelah itu jimin mengulas seringai berbahanya.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Yourself (Kookv )
FanficIni hanya cerita tentang mereka yang memakai topeng untuk diam* mencintai. Mereka yang memakai topeng untuk menemui orang yang mereka cintai. mereka yang memakai topeng untuk menyembunyikan luka. Dan tentang mereka yang saling menyakiti untuk memper...
