Part 7. Ice Cream (Melted)

2.7K 211 8
                                        

Character meminjam dari novel Ma Dao Zhu Shi atau Grand Master Of Demonic Cultivation milik Mo Xiang Tong Xu sementara isi cerita milik Author asli.

  Lapak ini mengandung unsur BxB alias Homo Area. Bagi yang HomoPhobic silahkan diminta dengan hormat untuk hengkang.

  Jika terjadi kesamaan kisah dan tempat, itu murni hanya karena dari potongan imajinasi author.

  Mohon maaf jika terjafi kesalahan menulis gelar dan nama tokoh kesayangan serta tulisan yang tidak sesuai EYD dan diksi serta Typo tidak bermartabat yang bertebaran.

  Menerima kritik dan saran yang membangun. Tapi tolong pergunakan bahasa yang baik dan sopan. Ucapan dan ketikan kata anda mencerminkan karakter anda.

  Happy reading minna san. Take your time and See You 😉😉

♤♡♤♡♤♡♤♡♤♡♤♡♤♡♤♡♤♡

  Selembar kain handuk basah dingin berada di genggaman tangan, beberapa butir es masih terlihat menggenang di dalam baskom di hadapannya. Mata lelaki manis itu memandang butiran sisa es dan tiba-tiba tawa geli lolos dari bibir tipis ranum yang selalu tersenyum lebar dan tertawa usil.

  "Wei Ying, apa yang kau tertawakan?" Lan WangJi yang duduk di sampingnya bertanya heran dengan wajah datar

  Wei WuXian mengalihkan pandangan dari sisa butir es pada sang kekasih kemudian tersenyum lebar dan sesaat segera berubah raut khawatir menatap Lan WangJi.

  "Bagaimana memarmu? Masih sakit? Biar aku kompres lagi. Tunggu, aku ganti dulu butir esnya" Wei WuXian sudah akan beranjak berdiri setelah memeriksa memar di dahi Lan WangJi saat lelaki itu menahan pergelangan tangannya.

  "Hmn, tidak apa-apa"

  "Sungguh?"

  "Kau berpikir tentang apa?" Ternyata Lan WangJi tidak menyerah bertanya pada Wei WuXian dan mengabaikan kekhawatiran pemuda manis bak Mentari hangat di pagi hari itu.

  "Ck, Lan Zhan! Jika aku khawatir hargailah!" Wei WuXian melempar pantat kembali ke sofa sembari berprotes kesal pada sang kekasih.

  "Percayalah! Luka ini bukan apa-apa saat kau tersenyum seperti ini padaku Wei Ying"

  Blush

  Wei WuXian merasa kedua pipinya memanas tiba-tiba. Matanya melotot kesal bercampur malu. Dan hei?! Sejak kapan Lan WangJi pintar merayu? Eh, merayukah itu tadi? Jika bukan kenapa pipinya memanas?

  "Ck, Lan Zhan aku serius!" Wei WuXian memekik gemas pada sang pacar. Entah kenapa dia dilanda salah tingkah berkepanjangan. Apalagi ditambah tatapan Lan WangJi yang tidak lepas menatapnya dalam.

  "Han GuangJun sayang, aku bertanya serius. Kau tahu sendiri, Reptar mainan mini milik Menma itu keras. Sasuke Nii tidak pernah memberi mainan tidak multifungsi untuk bocah itu. Dan Kyuu Nii juga tidak pernah main-main saat melakukan kekerasan terhadap korbannya" Wei WuXian memaksakan diri mengomel dengan muka panas menahan malu.

  "Tapi, aku justru merasa menjadi korbanmu dari pada korban Kyuubi"

  "Uh?" Wei WuXian mengedip beberapa kali, ia memeiringkan kepala memandang Lan WangJi tidak mengerti, "maksudnya?"

  "Korban yang tersesat di dalam hatimu"

  What the nani??

  Tolong! Wei WuXian butuh air, oh tidak! Dia butuh oksigen, ah tidak-tidak!  Dia butuh ciuman! Dia merasa saat itu juga ingin pingsan. Entah kenapa, bagaimana, dan seperti apa sekarang wajahnya dia merasa sangat panas sekali.

Everyday it's mean MDZS onlyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang