Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(ekspresi kalian melihat notif watty ku setelah sekian lama nggak updatee 😂)
♥️♥️
wajah Adil terlihat sangat cerah siang hari ini , apalagi setelah dapet jatah dari Nda wuihh makin bahagia Adil.
"Dilll pengen belii celak sama maskaraaa bolehhhh??" tanya Yangti dengan menyenderkan kepalanya dibahu Adil
Adil mengangguk "boleh ti , nih ambil atm belanja sepuasnyaa "
Yangti memekik senang "wihhh asikkk habis dapet jatah ya Dil makanya nggak pelit jadi orang"
Adil mengangguk dengan tersenyum mesum , membayangkan wajah Nanda yang terlihat ..
duhh Adil nggak kuat apalagi siotong lemahh .. Nda lemahhh..
bughh.. tiba-tiba sebuah tangan kecil memukul perut Adil. "aww ru !!"
"papah nakal ma Nda ! ga boweh lu ga suka!!"
"papah nggak nakal ya lu , papah anteng aja inih dari tadiii" balas Adil tidak terima .
apalagi dengan gaya Haru saat ini . kedua tangan Haru berada dipinggang dengan mata menatap Adil kesal ah jangan lupa bibir Haru yang mengerucut .
mungkin bagi orang lain Haru menggemaskan , tapi bagi Adil saat ini rasanya Adil ingin mites-mites Haru!! kecil-kecil suka banget bikin bapaknya emosii!!
Haru mengeleng " papah sembunyiin Nda , Halu pengen main ma Ndaa tadiii!!"
Adil tersenyum manis , owalah tadi itu maksutnya tadi pagi waktu Adil minta ehem itu loh.. 😚
"oh itu mbil , tadi eheheh" bukannya menjawab Adil justru tertawa yang membuat Haru kesal
"ga boweh ! Nda punya lu bukan punya papahh!"
"ehh punya papah juga luu " goda Adil
"hih nggak bowehh !"
"hih bowehh luu!"
"Ndaaaa papah nakall " isak Haru yang lantas berlari menghampiri Nanda yang sedang berada didapur
"mas!!"
"Nda aku anteng aja nih! si Haru aja yang drama his ! " geram Adil
"nggak lu ga nakal Nda , nii tadi lu ditabek papahh . pantat luu sakit Ndaa" isak Haru dengan menyembunyikan wajahnya dikaki Nanda
"mas kamu !!"
Adik seketika panik , nablek aja nggak heh!!!
"Nda nggak , seriuss ak.."
"mass kamu!!" teriak Nanda dengan menatap tajam Adil
Adil meneguk ludahnya dan menatap Haru kesal . Haru kini memeletkan lidahnya pada Adil yang membuat Adil semakin geram