"Ada beberapa hal yang semakin di dekati semakin menjauh, yang semakin di pertahankan semakin berantakan, yang semakin dibangun semakin runtuh. Kenapa? karena rencana dirancang bukan cuma untuk diwujudkan, tetapi juga untuk didewasakan."
####
Pukul 13.00 WIB
Waktu menunjukkan semakin siang...Alaric telah menunggu Kelen di depan gerbang utama kampus...kebetulan Alaric dan Kelen mengambil Jurusan yang sama.hanya di bedakan dengan angkatan saja...Alaric sebagai kakak kelas,dan Kelen sebagai adek kelas kampus.
"Assalamualaikum,dek...".
"Waalaikumussalam kak Al,ada apa yak kak??".
"Kamu mau pulang sekarang,,bagaimana kalau kita pulang bersama?kita makan dulu sebelum pulang?aku ingin bicara sesuatu dengan kamu".
"Maaf kak sebelumnya,tapi ingin bicara tentang apa ya kak??".
"Seseuatu pokoknya...kita bicara di foodcourt atau rooftop kampus aja gimana?".
"Maaf kak,bukannya aku menolak lagi ajakan kakak,atau nggak menghargai kak Alaric,tapi Kelen tak bisa kak.lagipula nggak enak juga kalau kita hanya berdua".katanya sambil tersenyum.
"Di foodcourt sama di rooftop kan juga tempat umum dek...bukan Cuma berdua kan yang ada disitu...kita di foodcourt aja deh sambil ngobrol sama makan..gimana?".Tanya Alaric dengan lembut.
"Kantin memang tempat umum kak,tapi ketika kak Al ngajak aku untuk duduk bersama,,kita bukan muhrim kak,seharusnya ajak satu orang yang bisa mengawasi kita kak".Sambil tersenyum manis kepada Alaric.
"Tapi dek ini penting banget,nggak bisa ngajak orang lain".
"Maaf kak,sekali lagi maksud aku nggak mempersulit kak Al yang pengen nagajak aku ngobrol,tapi Kelen hanya takut kalau Allah marah sama Kelen kak.jika memang ada hal yang sangat penting bisa kak Al sampaikan sekarang aja di sini kak".Ucap Kelen sambil menatap ke bawah.
"Tapi dek....".
"Silahkan kak Al bicara disini jika tidak Kelen akan izin pulang dulu kak".
"Yasudah disini aja taka pa, walaupun sebenanrnya tempat ini tidak cocok untuk membicarakan hal privasi kayak gini.jadi gini dek, kamu pasti tau bahwa udah lama aku menyukai mu,sudah lama aku mengagumi kamu,begitu mengangumi sampai-sampai aku nggak sadar dan aku nggak bisa bedakan antara kagum dengan rasa saying ke kamu dek...aku nggak pernah ngerasakan perasaan seperti ini...rasanya memang sangat sulit untuk di ungkapkan..tiap malam Cuma ada bayangan kamu yang terus di pikiranku...bahkan untuk mengatakan ke kamu kek gini aja loh sulit...aku Cuma ingin mengatakan.,,,mau tidak kamu jadi istriku .....??aku tau ini memang berat dek...tapi please...!!!".
Seketika Kelen tersentak, dia Cuma bisa diam.Untuk pertama kalinya dalam hidup dia mendengarkan ada seorang pria yang mengatakan perasaannya kepada Kelen.selama ini memang banyak leaki-laki yang mencoba mendekati Kelen..tetapi, belum pernah ada laki-laki dengan beraninya mengatakan perasaa langsung kepada Kelen seperti hari ini.
"Maaf kak sebelumnya,aku nggak tau maksud kakak apaan?".
"Masak sih kamu nggak tau maksud ku Len,seperti yang kamu tau kan,aku menyukai dan sering mengamati kamu semenjak kita pertama kali ketemu,aku ngerasa ada yang sangat berbeda kamu dengan wanita lain...aku bener-bener serius dengan kamu Len."
"Maaf kak,bukan Kelen berniat menyakiti hati kakak atau Kelen lancang ke kakak,hanya saja aku nggak bisa kak."
"Kenapa Len?apakah aku nggak pantas bersanding sama kamu?atau aku kurang tampan buat kamu Len?atau kurang kaya menurut kamu...apa kekurangan aku,,bilang aja Len,,,aku bakal berubah demi kamu".
"Kakak udah istimewa,,,,kak berubah itu demi Allah jangan Cuma demi aku ya."
"Bukan kayak gitu kak maksud aku,aku nggak pernah melihat seseorang dari apa yang ia punya,tapi yang aku liat adalah yang bisa ngajak aku ke syurganya Allah kak...nggak hanya itu doang kak...aku belum siap jadi istri yang baik buat suami.masih banyak kak kekuranganku."
"Yaudah kalau nggak mau jadi istri,,,pacar yak...mau???".
"Apalagi pacaran kak,Kelen nggak berniat sama sekali,karena juga menurut islam sendiri memang nggak ada yang namanya pacaran kak,yang ada dalam islam hanya ada Ta'aruf,jika memang seorang laki-laki telah menyatakan keseriusannya pada pasangannya,maka seorang wanita jauh lebih baik jika dita'rufkan untuk menghindari hal yang tak diinginkan dan menghindari dari fitnah".
"Hah..ta'aruf ..apaan itu dek?".Tanya Alaric kebingungan.
"Taaruf adalah jalan untuk mengenali seorang wanita dengan aturan-aturan islam.dengan cara minta bantuan seorang perantara..kayak ayah kandung,kakak laki-laki kandung dari si wanita".Jelas Kelen.
"Tapi len, untuk saling mengenal masak harus kayak gitu,toh,sekarang sudah zaman modern,bukan zaman Antara laki-laki dan perempuan dibatasi dengan aturan,kita juga nggak hidup di daerah pesantren.islam sudah berkembang.pacaran juga menurutku sudah kayak ta'aruf yang kamu maksud."
"Sekarang aku Tanya deh ke kakak?pacaran secara sehat tuh kek gimana kak?apakah kakak mampu menjamin seluruhnya untuk menghindari setan yang ikut campur dalam masalah yang terkait dengan dua insan yang menjalin hubungan yang di katakana pacaran".Ucap Kelen dengan tersenyum.Alaric hanya bisa terdiam diri.
"Menurut aku ya kak,memang sudah dari awal islam sudah modern karena di lihat dari perkembangannya hingga sekarang,yang begitu sempurna di atur didalam Al-qur'an .Seorang wanita sangat di muliakan oleh Allah,begitupun dengan martabat yang dimliki wanita.maka dari itu Allah menjaga agar setan tak masuk di Antara laki-laki dan perempuan yang saling menjalin hubungan,,,jika memang sudah berniat untuk lebih serius.jalan utamanya adalah ta'aruf bukan pacaran.sekali lagi Kelen minta maaf kak".sambil melangkah pergi.
Alaric hanya bisa terpaku melihat Kelen yang telah pergi meninggalkannya.semalaman pikiran Alaric tak bisa berhenti memikirkan apa yang di katakan Kelen tadi.
"Masih ada ya orang kayak Kelen di zaman sekarang yang sangat menjaga dirinya,tidak salah memang aku memilih dia sebagai pelabuhan hati.memang benar yang disampaikan Kelen,dia bukan seorang yang baik untuk dijadikan pacar,tetapi sebagai istri,sebagai ibu dari anak anakku kelak.perempuan yang baik hanya untuk laki-laki yang baik".Ujar lirih Alaric.
Dari kejadian Itu Alaric banyak mengambil pelajaran sekaligus hikmah,ia berusaha menjadikan dirinya agar dia mampu bersanding dengan Kelen selamanya.
####

KAMU SEDANG MEMBACA
Menelan Takdir Allah
RomanceKelen harus menelan takdirnya,karena ia harus bertemu dengan seorang pria yang berbeda pendapat dengannya. Perbedaan pendapat itu menjadi petaka baginya, karena setiap hari ia menjadi bertemu dengan pria itu.