02

3K 235 2
                                        

Dia





Taehyung akhirnya berangkat ke Busan dengan ambisi ingin secepatnya menyelasaikan semua masalah ini, masalah perusahaan begitu jugaa masalah pribadinya. Taehyung melaju dengan cepat menggunakan mobilnya, Taehyung tidak menghitung berapa lama dia di perjalanan namun dirinya berhasil samapi di Busan. Dan Taehyung tinggal mencari Kantor cabangnya di mana, Krena ke tidak pokusnyannya dia tidak sengaja menabrak seseorang, Taehyung panik dan langsung keluar dari mobilnya lalu menghampiri seorang namja berperawakan kecil yang sedang merapihkan bawaannya.

"Maaf, Maafkan aku aku tidak fokus ke jalan jadi tidak sengaja, apa kau baik-baik saja?" Taehyung bertanya tapi Namja itu masih mengumpulkan baranga barangnya. dan setelah selesai dia pun berdiri lalu menunjukan wajahnya ke pada Taehyung. saat itu juga Taehyung tidak percaya dengan apa yang di lihatnya sekarang.

"Aku tidak apa-apa mungkin hanya kakiku saja yang terkilir dan tanganku sedikit lecet, maaf aku juga tidak begitu memperhatikan jalanan tadi, sekali lagi aku minta maaf, kalau begitu aku pamit" Pria itu pergi setelah membungkook di hadapan Taehyung sebagai permintaan maaf.

"Mi.. Minji tunggu.." Taehyung berteriak

"Apa kau memanggilku?"

"Ah. i... iyah... kau.. kau harus di obati, kita harus ke rumah sakit"

"Tidak perlu, aku hanya terkilir saja" ucap namja tersebut.

"tu.. tunggu tunggu.. aku rasa ini salah, jika kau tidak ikut denganku untuk berobat artinya kau kena tabrak lari, no no no aku tidak mau jika tidak bertanggung jawab, jadi kau harus ikut aku berobat, kita akan ke dokter. yah.. pokonya aku memaksa" ntah apa yang terjadi pada Taehyung dia seakan mencegah pria itu pergi begitu saja. dan akhirnya dia mau di ajak Taehyung untuk pergi ke klinik. dan saat di perjalan Taehyung mendapat telpon dari kantor cabang krena mereka menunggu ke datangan Taehyung, tapi Taehyung berkata jika hari ini dia tidak bisaa masuk kerja di karenakan dirinya mengalami kecelakaan kecil. dan mereka pun akhirnya memaklumi ke adaan Taehyung.

dan sampai di klinik pria tadi pun di periksa oleh dokter di obati lukanya, namun Taehyung kembali mendapatkan telpon, kali ini dari paman Jeon.


"Taehyung, aku dengar kau kecelakaan? apa itu benar?" tanya paman Jeon.

"Sebenarnya Paman, aku menabrak seseorang tapi sekarang dia sedang di obati, tidak terlalu parah"

"Taehyung apa kau baik-baik saja?" Saat mendengar suara itu Taenyung tersenyum lebar dia Yoonginya yang beberpa hari ini ngambek padanya.

"Aku baik-baik saja, sayang" balas Taehyung penuh dengan senyuman.

"Kau tidak terlukakan? kau harus tanya dokter, kau juga harus di periksa atau sebaiknya aku menyusul?" Yoongi benar benar panik

"Hay, Hay, aku baik baik saja tidak perlu khawatir"

"Kau yakin?"

"Iya sayang"

"Jangan berkata seperti itu, kau harus ingat aku pakai ponsel paman, aku malu" setelah mengatakan hal itu Taehyung pun tertwa keras Yoonginya benar benar menggemaskan dia jadi ingin kembali ke seoul.

"Sayang sepertinya pemeriksaan sudah selesai, aku tutup telponnyaa ya, nanti kita lanjut" ucap Taehyung, dan setelah itu ponselpun di matikan.

"Kau sudah selesai?" tanya Taehyung.

"Hemmp"

"Baiklah kalau begitu aku akan antar kamu pulang"


"Tidak perlu, itu merepotkanmu"

"Tidak masalah pagi pula hari ini jadwalku kosong, setidaknya dengan mengantarkanmu pulang aku pebih tau jalanan kota Busan"

"Oh, jadi kau orang baru di sini"

"Ahh..., iya" Taehyung tersenyum lebar, lalu dia membayar biaya pengobatan Jimin dan kembali berjalan menuju mobilnya.

"Jadi siapa namamu?" Kini mereka berdua sedang berada di dalam mobil

"Aku Taehyung, Kim Taehyung, kau sendiri?" tanyanya sambil trus pokus pada jalanan.

"Park Jimin" balasnya singkat.

"Maaf jika kurang sopan, aku ingin bertanya sesuatu"

"apa?" Jimin menatap ke arah Taehyung yang sesekali melirik ke arahnya juga jalanan

"Kau ini, Namja atau Yeoja?"

"Kenapa kau bertanya seperti itu?"

"Ahh.. maaff aku tidak bermakasud apapun tapi.."

"Hebtikan mobilnya"

"Eh, apa?"

"Hentikan mobilnya" ulang Jimin, Taehyung pun menghentikan mobilnya

"Maaf, jika aku lancang tapi aku tidak bermaksud begitu"

"Aku, ini Namja, aku bukan marah tapi disana, itu rumah ku, kita sudah sampai" jawab Jimin sambil menujuk ke arah rumahnya. Taehyung merasa lega karna dia tidak marah padanya.

"Kau ingin mampir?" tanya Jimin sebelum keluar

"Tidak, tapi lain kali boleh aku berkunjung ke rumah mu?"

"Tentu"

"Datanglah padaku jam 5 sore karena jam 8 sampai jam 4 aku harus bekerja jadi kau bisa bertemu denganku jam 5 atau di akhir pekan" Jimin akhirnya turun dari mobil Taehyung

"Trimakasih" Jimin membungkuk 90° lalu Taehyung membalas dengan anggukan, dan Jimin masuk ke rumahnya, Taehyung pun kembali ke Hotel.







Bersambung......

Aku update sesuai hati jadi maaf jika terlalu lama menunggu, trimasih jangan lupa Like dan Comen 😘

Im Not Park MinjiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang