Ide Gila
Rasanya, ingin tertawa saat perkataan orang tentang dunia yang begitu sempit, dan itu terbukti. dua hari Jimin tidak bertemu dengan Taehyung setelah kecelakan dan apa yang sekarang dia lihat di hadapannya. dia, Kim Taehyung yang menurutnya laki-laki terkonyol sedunia, bagaimana tidak? dia bertanya jenis kelamin padahal mereka baru bertemu saat itu.
"Jadi kau bekerja di sini" tanya Taehyung
"Seperti yang anda lihat Pak Presdir" Jawab Jimin
"Hay,,, tidak perlu seformal itu aku tidak biasa, kita ini teman, bukan?" saranya. Jimin ingin tertawa tapi tidak mungkin, ini di kantin kantor banyak orang yang melihat.
"Tapi tuan, kau tau ini di kantor jadi saya harus menghormati anda" balas Jimin
"Ck, kau begitu lagi, sudah ku katakan panggil Taehyung-ssi saja itu cukup, ayolah Jimin!" ucap Taehyung begitu enteng baginya tapi Jimin tidak enak hati, lagi pula siapa dia? yang harus di bandingkan dengan orang seperti Taehyung, tidak mungkin. dia hanya karyawan biasa.
"Kemari"
"Ada apa?"
"Akan ku bisikan, kemarilah" Jimin pun mendekat.
"Dengar, sehabis waktu kerja mu selesai kita harus bertemu di sebuah caffe, aku akan membuat perjanjian bisnis denganmu" begitulah bisiknya.
"Nah kalau begitu aku akan pergi ke kantorku dan menyelesaikan pekerjaan berat ini, oh ya! nanti akan aku kirimkan alamatnya" ucap Taehyung dan berlalu begitu saja di hadapan Jimin.
"Memangnya dia punya nomor ponselku?" ucap Jimin, lalu menyeruput ice coffenya dan setelah Taehyung pergi Jimin merasa risih karena banyak yang melihat ke arahnya, juga banyak yang berbisik kejelekan menganai dirinya, Jimin tak ambil pusing, dia pun pergi dari kantin menuju tempat kerjanya.
Baru saja Jimin merebahkan badannya di tempat tidur tapi ada sebuah nomor tidak di kenal masuk ke kontaknya.
"Hallo!" Jimin berseru, awalnya tidak ingin menerima panggilan tersebut tapi akhirnya dia menerima panggilan itu.
"Oh, Hay... Park Jimin, kau ingat aku?" Saat mendengar suara dari sebrang telpon Jimin menghembuskan nafas lega
"Ya, Pak Presdir ada apa?"
"Hey hey hey kau bilang begitu lagi? sudah ku ingatkan panggil aku Taehyung-ssi, lagi pula kita tidak sedang bekerja"
"Baik, Taehyung-sii jadi ada apa?"
"Hahhaaha kau bercanda? kau lupa atau pura-pura lupa?"
"Oh, masalah saat di kantin tadi? jadi kau ingin kita bertemu dimana?"
"Akan aku kirimkan lokasinya, aku tunggu 30 menit" setelah Taehyung mengucapkan kalimat tersebut dia pun menutup telponnya, dan setelah itu Jimin mendapatkan pesan lokasi Taehyung berada, rasanya Jimin ingin tidur di tempat tidurnya tapi apa daya, atasannya ingin dia menemuinya. Jimin pun pergi rapih-rapih lalu pergi ke tujuan yang Taehyung berikan alamatnya, untung itu tidak terlalu jauh dari tempat tinggal Jimin.
"@Caffe
"Hay!" Taehyung melambaikan tangan saat melihat Jimin masuk ke dalam Caffe, dan Jimin pun mengahampiri Taehyung, lalu duduk di depannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Im Not Park Minji
FanfictionSebuah takdir yang mengharuskan Jimin bertemu dengan Jungkook.
