11

2K 169 4
                                        

Memulai dari awal












Jimin berfikir bukan hanya Jungkook saja yang harus sadar di sini, namun Jungmyeon juga harus sadar akan kasih sayang dan cinta yang di berikan oleh Minji padanya.



"Baby, ada hal yang mengganggu mu? kau terlihat berfikir begitu keras" tanya Jungkook

"Hanya saja aku ingin tau siapa diriku yang sebenarnya Kook, aku ini kan hilang ingatan jadi aku harus tau juga keluargaku iya kan?" Jimin berpura pura dan mencari alasan.

"Aku kan memberitaukannya padamu" jawab Jungkook

"Benarkah? kau tau keluargaku?"

"Tentu saja, dulu kau bercerita padaku jadi aku tau" jawab Jungkook, Jimin merasa ini kesempatan dan semoga saja cerita yang di katakan oleh Minji pada Jungkook saat itu tidaklah bohong.

"Kau itu seorang yatim piatu, kau tinggal di sebuah asrama lalu asrama itu tutup krena ada hal ntah apa kau tidak cerita waktu itu, dan kau tinggal di tempat kotor, di sebuah club malam saat itu umurmu masih 15 thun dan kau juga bercerita bertemu dengan seorang pria kaya raya dia membelimu dari tempat club untuk jadi pemuas nafsunya namun laki-laki itu sangat kasar sering menyiksamu dan kau berencana kabur akhirnya pun kau berhasil kabur saat kau lari kau hampir saja ketabrak oleh mobil Taehyung, dengan rasa takut kau meminta Taehyung membawamu kemanapun dan Taehyung membamu ke sini, begitulah akhirnya kau dan aku Jatuh cin.. ta" Jungkook tersenyum di akhir cerita, tapi apakah benar seperti itu kejadiannya, Jimin masih belum bisa mempercainya.

"Kau sudah tau kenapa masih berfikir?"

"Apa aku memang seperti itu?" tanya Jimin

"Sudahlah Baby, kau tidak perlu mengingat apapun selain aku, sekarang kau kan bersamaku jadi kau tidak usah sedih, karena aku akan slalu bersamamu" Jungkook pengekus punggung Jimin agar dia sedikit tenang.

"Kook" Jimin nengok ke arah Jungkook.

"Iya, Baby" Jungkook juga menatap ke arah Jimin hingga wajah mereka saling berdekatan.


"Aku takut"



"Tidak usah takut, ada aku disini percayalah" Jungkook menyakinkannya lagi.



"Maafkan aku Kook, Jika aku berbohong padamu, di masa lalu ataupun sekarang" Jimin menunduk dia tidak berani menatap Jungkook.


"Baby, dengarkan aku, kau harus lupakan semua masalalu mu kini kau dan aku kita akan memulainya dari awal kisah kita yang lalu biakan saja berlalu" Jungkook menarik gadu Jimin agar menatap wajahnya lalu memberikan kecupan singkat pada bibirnya. setelah ciuman singkat itu Jimin malah terlihat bodoh dia hanya bengong saja.


"Baby, lebih baik kita tidur saja" Jungkook menggendong Jimin menuju kamarnya dan menidurkannya di ranjang Jungkook pun ikut tidur di sebelahnya dan menarik selimut.


"Selamat tidur, Baby" Jungkook mengecup keningnya Jimin dan memejamkan mata.



"Aku salah, semua ini salah Jungkook sangat baik tapi aku berbohong padanya, dan perasaan ini, perasaan ini tidak boleh ada di hatiku, aku tidak mau kecewa krena yang di cintai Jungkook adalah Minji bukan Jimin" ucap Jimin dalam hati sambil terus menatap wajah Jungkook yang tengah memejamkan mata.


"Baby, aku tau aku tampan kau tidak usah melihatku terus seperti itu" ucap Jungkook dengan mata terpejamnya, dan Jimin repleks memejamkan matanya erat krena ketauan sedang memandang Jungkook, tapi itu membuat Jungkook tersenyum bahagia karena sudah membuat kekasihnya itu salah tingkah.







@Di tempat lain.





"Baby ini sudah malam kau masih duduk melamun saja" Namjoon memeluk Seokjin dari belakang dan menyimpan dagunya di pundak Seokjin.



"Aku Khawatir pada Jimin" Begitulah kata yang Seokjin ucapkan.


"Tidak perlu kau pikirkan dia, kita semua sudah berjanji akan menjaganya terlebih aku sudah mendesak si Kim alien itu untuk menjaga Jimin lebih sering di banding kita, jadi Baby, kau tidak perlu khwatir begini" Namjoon masih betah di posisinya.



"Kau tau Joon, walaupun aku baru bertemu dengannya tapi aku sangat menyayangi Jimin seperti aku sayang pada adikku sendiri"

"Kau memang baik,Baby"



"Ahhkkkk hoammm aku mengantuk ayo kita tidur saja" ajak Seokjin.


"Baby, kau tidak mau bermain denganku dulu"



"Yak mesum, tidur saja atau aku suruh kau tidur di sofa?"


"Baiklah litten joon harus sabar, ayo kita tidur saja"  Namjoon dan Seokjin akhirnya pun tertidur.











Bersambung.... 


Sorry part ini  agak pendek, heheh jangan lupa vote comennya yah,byee ,😙😙😙

Im Not Park MinjiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang