Kau adalah adikku dan aku sangat mencintaimu. Aku tidak pernah memperdulikan semua itu, yang aku inginkan adalah kau menjadi kekasihku dan menjadi milikku - Cho Kyuhyun
Semakin banyak vote dan komen akan aku usahakan untuk menulis dengan cepat agar bisa up
Jadi mohon kerjasama-nya untuk semua readers yang membaca ini
Memberikan vote tidak sulitkan ? Tinggal klik tanda bintang dan selesai
Terimakasih
.
.
.
💜 Happy Reading 💜
Joo hyun mendudukkan tubuhnya di salah satu taman yang berada di kompleks perumahannya. Wanita itu membiarkan angin malam menerbangkan helaian rambutnya yang terurai dan menerpa tumbuhnya yang hanya berbalut sebuah tshirt tanpa pakaian hangat.
Suasana taman kompleks yang hening masih menyelimuti kedua orang yang saat ini tengah terduduk pada kursi taman tersebut, siapa lagi jika bukan Joo Hyun dan juga Kyuhyun.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah kepergian Joo Hyun dari rumah, Kyuhyun tentu dengan cepat belari mengejar adiknya tersebut. Kyuhyun tidak ingin sesuatu yang buruk menimpa adiknya, atau adiknya tersebut akan melakukan sesuatu tindakan yang membahayakan dirinya sendiri.
"Menangislah~ menangislah jika kau ingin menangis"ucap Kyuhyun membuka suaranya setelah cukup lama mereka hanya berdiam diri
Joo Hyun memalingkan sedikit wajahnya menatap sang kakak yang juga tengah menatapnya, wanita itu tetap diam tanpa ekspresi apapun.
"Ku bilang menangis, maka menangislah !"bentak Kyuhyun seraya memegang kedua bahu Joo Hyun dengan kedua tangannya, merasa kesal dengan sikap sang adik
"Berteriaklah sekeras mungkin, jangan terus berdiam diri seperti ini seakan tidak ada sesuatu yang terjadi padamu !"dan seketika air mata Joo Hyun pun jatuh
Joo Hyun pada akhirnya menangis di hadapan Kyuhyun, menjerit dan berteriak menumpahkan segala kegelisahan dan kesedihannya selama ini sambil memukul dada bidang sang kakak sebagai bentuk pelampiasannya. Bagaimana Joo Hyun tidak sedih jika selama ini dirinya selalu diacuhkan dan juga dicaci oleh sang nenek. Dan akhirnya segala kegelisahannya selama ini tentang identitas aslinya terbuka, memberikan fakta pahit yang harus diterimanya saat ini serta alasan sang nenek bersikap seperti itu padanya.
Setelah puas mempersilahkan sang adik menangis dan berteriak hingga membuat pipinya basah karena air mata dan mata yang sembab, Kyuhyun segera membawa tubuh Joo Hyun ke dalam pelukan hangatnya. Joo Hyun segera membalas pelukan Kyuhyun, pelukan yang tidak pernah dirinya dapatkan setelah dirinya beranjak dewasa dan kemudian sang kakak memilih pergi dari rumah untuk melanjutkan study-nya di Seoul dan bekerja di ibukota Korea Selatan tersebut.