Bab 831 : Tidak Mampu Menyinggung
"Sialan, kita ketahuan," kata Han Xuya frustrasi. Dia sudah sangat berhati-hati tapi dia tidak menyangka para penjaga begitu waspada.
"Phew, beruntung alarmnya rusak, menyelamatkan kita dari banyak kerepotan." Stone merasa beruntung. Kalau alarmnya berbunyi dan memperingatkan seluruh pangkalan, mereka harus menghentikan seluruh misi. Mereka tidak bisa benar-benar berkhianat, kan?
Han Xuya mengetahui bahwa ini pasti kerjaan Bosnya. Bos Ling Lan adalah orang yang merusak system alarm. Dia diam-diam menghapus keringat dingin di dahinya dan benar-benar ketakutan barusan. Dia ingat bagaimana Qi Long dan teman-temannya yang lain selalu menyelesaikan misi Bosnya dengan berhasil. Dia mengepalkan tinjunya. Dia masih kurang berpengalaman. Untuk itu, ia masih harus bekerja lebih keras supaya dia tidak tertinggal. Han Xuya menyadari kekurangannya melalui misi ini. Di masa lalu, dia selalu mengeluh bahwa Bosnya punya diskriminasi terhadap wanita. Namun, dari kelihatannya saat ini, Bos mereka tidak membiarkan dia dan Luo Chao menjadi pemimpin tim hanya karena mereka masih kurang.
Walaupun sesuatu terjadi pada alarm, para penjaga tetap memperhatikan bahwa ada sesuatu yang salah karena jeritan di tengah hari kelihatannya benar-benar mencurigakan. Satu grup tentara bersenjata penuh dengan senjata sinar di tangan kelur dengan tergesa memeriksa situasi.
"Mengingkir!" Han Xuya berteriak dan para logistic di depannya bergulir ke pinggir dengan sendirinya.
Han Xuya terbang dan mengibaskan tangannya dan beberapa kilatan perak terlihat. Beberapa penjaga pingsan di tanah. Operator mecha bergerak juga. Mereka menembakkan miniatur bius di tangan mereka. Bahkan sebelum para penjaga menembah mereka, mereka semua pingsan di tanah.
Semuanya terjadi dalam sekejap mata. Namun, dalam semua kekacauan, Stone tidak punya kesempatan sedikitpun untuk menyerang. Dia menolehkan kepalanya dengan kaku dan memandang Han Xuya dengan keheranan.
"Kamu..." Stone melirik miniatur suntikan di pantatnya, dan wajahnya anehnya bisa berkedut. Itu adalah satu-satunya kata yang bisa dipaksa keluar dari mulutnya.
Han Xuya memandangnya dengan polos. "Aku sudah menyuruh semua orang menyingkir tapi kamu tidak. Apa yang bisa ku lakukan?"
Stone marah dan frustrasi dengan jawabannya. 'Bahkan kalau aku tidak bergerak, kamu tetap bisa menembak dengan akurat. Aku belum pernah melihat seseorang menembah teman setimnya sendiri.'
Han Xuya melihat ekspresinya dan tahu apa yang dipikirkan Stone tapi dia hanya mengangkat bahu. "Aku masih belum menguasai tehnik senjata rahasia jadi aku kadang-kadang masih meleset dari target. Semua para logistik tahu bahwa kalau aku meminta mereka menyingkir, mereka harus menyingkir."
Para logistic yang jungkir balik di lantai dengan liar berusaha menghindari jarum suntik mengangguk mati-matian. Mereka sudah dilatih dengan baik oleh terjangan jarum suntik tanpa arah Han Xuya.
'Apa dia bilang aku cuma kurang beruntung?' Stone ingin menangis. Dia tidak lagi bisa mengatasi efek bius dan pingsan.
"Kita kehilangan sau anggota sebelum bisa mencapai target kita. Misi yang sulit." Han Xuya menghela nafas.
Semua orang speechless. Dia pingsan sebab kamu tidak sengaja menembaknya. Semua operator mecha yang dikirim khusus oleh pemimpin timnya memandangi Han Xuya dengan ketakutan di matanya. Hal yang paling menakutkan bukan bertemu dengan lawan yang kuat. Itu adalah mempunyai kawan setim yang bodoh.
Untungnya, para operator mecha tidak mengungkapkan pikirannya. Jika Han Xuya tahu bahwa ia dimasukkan dalam golongan kawan tim bodoh, ia pasti melemparkan beberapa jarum suntik pada mereka juga.

KAMU SEDANG MEMBACA
It's Not Easy To be a Man After Traveling To The Future
AdventureTitle : It's Not Easy to Be a Man After Travelling to the Future 穿越未來之男人不好當, 穿越未来之男人不好当 Author : 汝夫人, Madam Ru Genre : Action,Adventure,Comedy,Gender Bender,Josei,Martial Arts,Mecha,Sci-fi Translator : Henyee Transla...