"Aku pengen berenang."
"Tinggal kebelakang aja. Itu kolam punya Cancer luas."
Aquarius mengalihkan perhatiannya dari buku ke Scorpio yang menggeleng kepala pelan.
"Aku ingin yang ada seluncuran."
"Minta buatin Libra atau gak Sagitarius."
"Gak modal dong."
Perempatan imajiner muncul di kepala Aquarius.
"Hemat Scorpio. Hemat!"
"Hemat mulu tapi gak kaya-kaya gimana coba."
Scorpio sedang menguji kesabaran Aquarius sekarang. Aquarius hanya menghela nafas dan mengabaikannya.
Scorpio yang di abaikan segera pergi mengekori Capricorn yang baru melintas.
"Capricorn."
"Apa?"
"Antarkan aku pergi berenang."
Capricorn memandang Scorpio bingung.
"Kolam belakang kan ada. Kenapa harus jauh-jauh?"
"Please Capricorn sekali saja."
Capricorn mengangkat kedua tangan dan menyilangkan keduanya.
"Tidak. Aku tidak mau diamuk oleh Gemini ataupun Leo."
"Kalau kau tidak membicarakan ini kepada mereka berdua, maka mereka tidak akan marah."
Capricorn menggaruk-garuk pelan kepalanya.
"Tetap saja tidak. Bila kau memaksa ingin pergi cari yang lain saja. Ku tidak berani mengambil resiko."
Capricorn meninggalkan Scorpio. Scorpio memandang Taurus yang baru saja ingin menaiki tangga.
"Taurus! Antarkan aku berenang."
"Tidak aku ngantuk sekarang. Ajak yang lain saja."
Taurus dengan segera naik dan masuk ke kamarnya untuk melanjutkan hibernasi.
Scorpio melewati dapur. Mengabaikan lirikan Gemini dan Pisces.
"Cancer.. bikinkan aku kolam."
"Ku tidak bisa. Minta saja sama Sagitarius."
Cancer yang sedang mencelupkan kaki ke kolam hanya beralasan seperti itu. Sebenarnya dia sangat malas bergerak sekarang.
Hembusan angin dan cuaca yang lumayan mendung serta air kolam yang dingin membuat Cancer ingin tertidur.
"Mengapa tidak ada yang ingin keluar hari ini?"
"Ku pikir ada."
Scorpio sepertinya kembali bersemangat.
"Siapa?"
"Capricorn dan-"
Scorpio langsung menyela ucapan Cancer.
"Dia menolak. Dan tidak mau mengantar meskipun sudah ku paksa."
Seseorang langsung menggeplak kepala Scorpio. Membuat Scorpio meringis, Cancer yang melihatnya juga ikutan merasakan sakit.
"Makanya jangan memotong pembicaraan orang."
Scorpio melirik ke belakang, ternyata Leo. Ia menatap bingung Leo.
"Maksudnya selain Capricorn. Leo juga berniat pergi hari ini. Mungkin kau bisa meminta kepadanya."
"Kemana?"
Leo memandang Scorpio. Scorpio lemas seketika.
"Kau membuatku jatuh ke mulut singa Cancer. Aku minta yang lain saja."
Scorpio masuk ke dalam. Cancer dan Leo hanya saling bertatapan.
"Virgo!!"
Teriakan Scorpio dari ambang pintu belakang membuat yang lain terkejut.
Bahkan Taurus yang tidur terbangun. Yang terpanggil hanya meratapi nasib handphonenya terlepas dari tangannya.
"Lagi asikan nonton Youtube malah dikejutkan dengan kedatangan kalajengking." - batin Virgo.
Scorpio mendekat ke Virgo.
"Virgo."
"Apa."
"Jangan marah begitu. Antarkan aku pergi."
Virgo memandang Scorpio.
"Kemana?"
"Berenang."
"Kolam dibelakang gak pernah di pakai malah mau pergi berenang ke tempat lain."
"Please."
Virgo menghela nafas dan bangkit.
"Yey! Makasih Virgo. Tapi kau yang bayarin juga ya."
Virgo yang tadi niat mengambil kunci motor berhenti. Dan mengambil nafas sejenak. Lalu berteriak.
"LEO! GEMINI! SCORPIO INGIN MENGHABISKAN UANG!!"
Teriakan Virgo membuat Leo dan Gemini segera menghampiri Virgo dan Scorpio.
"Mati aku." - batin Scorpio.
Saat mata Leo dan Gemini terus menatap Scorpio seolah meminta penjelasan.
Scorpio ingin mencari alasan. Disaat yang bersamaan Sagitarius lewat dengan membawa barang.
"Untuk apa barang-barang itu?"
Sagitarius berhenti saat Virgo bertanya.
"Cancer mengatakan bahwa dia menginginkan seluncuran. Jadi dia memintaku untuk membuatkannya."
Scorpio menyesal meminta Virgo. Kalau dia tau, Cancer sudah meminta kepada Sagitarius untuk membuat itu.
"S****n kau Cancer! Beritau dulu lah!" - batin Scorpio.
KAMU SEDANG MEMBACA
Diary Zodiak
Fiksi PenggemarKeseharian zodiak ada disini. Rutinitas akan ditunjukkan semua disini tanpa terkecuali. Kegaduhan dari... Elemen api yang memanaskan suasana. Elemen air yang merasa terganggu. Elemen tanah yang tidak ingin minta maaf. Elemen angin yang melerai.
