Sceane 6 (Perasaan Yang Terbalaskan)

9 0 0
                                    

Jangan pernah berhenti dalam berharap, karena Allah itu lebih tau kapan waktu yang tepat untuk mengabulkan permintaanmu.

..........

Seseorang yang sedang dimabuk cinta pun akan lupa bahwa dirinya seorang perempuan itu lebih berharga dibandingkan mutiara-mutiara yangbersembunyi di batu-batu karang.

Allah melarang kita dan menjauhi hubungan sebelum pernikahan di Quran Surah (Al-Isra:32) "Dan, janganlah kamu mendekati zina. Maka sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang kejindan jalan yang buruk".

Mendekati nya saja dilarang apalagi melakukannya dan mempraktekan.

Dan adapun haditsnya yaitu, Rasulullah bersabda:

Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya. (HR. Ahmad no. 15734. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan hadits ini shohih ligoirihi).

Dari kedua dalil di atas tentu sudah sangat kuat untuk dasar larangan pacaran. Dan jika kita mau mencari tahu, masih banyak dalil-dalil yang berkaitan dengan dilarangnya pacaran.

Termasuk dalil dari kata bijak orang tua, "Masih sekolah jangan pacaran". Seperti hal nya percintaan Syifa dan Dika ini. Mereka masih sama-sama duduk di bangku perkuliahan. Mungkin mereka belum siap untuk berumah tangga, akan tetapi perasaannya setiap hari kian berkecamuk akhirnya mereka melakukan jalan pintas melalui pacaran. Kata-kata bijak orang tua memang kadang nggak sehati dengan kita, tapi sebenarnya mengandung makna untuk kebaikan kita. Selain itu masih banyak kata-kata bijak terkait larangan pacaran.

3 bulan kemudian, setelah Dika dan Syifa resmi pacaran. Yang awalnya mereka tutupi akhirnya terbongkarlah, bahwa mereka berdua telah memiliki ikatan hubungan pacaran. Bahkan sahabat-sahabatnya Syifa pun baru mengetahui itu semua.

Krikkk krikkkk krikkk..  suara telvon nya Syifa berbunyi

Halo Assalammualaikum. Halo sayangku?? Lagi apa kamu yang?? Bisa ketemuan gak sebentar aja, di tempat yang biasa yah yang?? Dika mengajak ketemu Syifa di tempat biasa.

Maaf ini dengan siapa yah?? Kok bilang ke sahabat ku dengan panggilan yang yang-an aja. Bertanya sih Rina, di seberang sana.

Ohh kamu sahabatnya. Aku Dika. Pacar nya sih Syifa. Jujur sih Dika.

Setelah diketahui kejujuran dari sih Dika.  Maka sih Aliyah, Rina, dan Maryam pun menghampiri untuk menanyakan kejelasan tentang hubungan nya Dika dengan Syifa.

Setelah Syifa pun selesai mandi, mereka ber 3 memanggil Syifa agar duduk di ruang tamu.

Syif,, duduk dulu sebentar, kami ingin menanyakan sesuatu tentang kamu. Nanya sih Rina.

Tentang aku?? Nanya tentang apaan beb??

Kamu berpacaran yah, sama sih Dika?

Hmmm..  Kalian tau berita itu darimana??

Jujur aja Syif, katanya kita sahabat tapi masalah tentang kamu berpacaran pun kami tidak mengetahuinya. Maryam pun bersuara.

Maaf,, iya memang aku berpacaran dengan sih Dika.

Sejak kapan?? Rina pun bertanya kembali

Sejak 3 bulan yang lalu. Maaf bukannya aku gak mau kasih tau ke kalian atau mau menutupi hubungan ku sama dia. Tetapi ada saat yang tepat aku kasih tau ke kalian.






Berawal Dari Zina Berakhir Di JannahTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang