Who?

19 5 7
                                        

Kring....

Bel berbunyi pertanda ketentraman kelas akan kembali, surga bagi para murid untuk mengisi perut mereka masing-masing, walau akan melubangi isi kantong

Berbeda dengan alvin yang tidak mood untuk makan, toh tadi ia sudah bolos untuk sekedar makan saja

"vin,anterin gue ke kantin yuk?" ajak amelia

Alvin menggeleng sebagai jawaban

"aelah anterin gue aja" mohon amelia sambil mengguncangkn tubuh alvin

Alvin menatap amelia dengan tangan yang masih menopang dagu "tadi gue udah ke kantin"

"gue tau, anterin doang apa? Tega amat lo jadi cowok ngebiarin cewek sendirian?"

"temen cewek yang lain kan banyak"

"ga ada yang mau kekantin"

"temen cowok kan juga banyak"

"ga terlalu kenal"

Alvin menghela nafas pasrah
"Yaudh ga ush kekantin" putus Alvin membuat Amelia mendengus kesal.

"Tapi gue laper, anter ya? Please" mohon Amelia dengan waah yang sok diimutin.

"Ck, nyusahin lo jadi orang" ucap Alvin sambil berdiri dari duduknya.

"Banyak bacot,kuy lah" amelia langsung menarik tangan Alvin keluar dari kelas

Saat mereka berjalan dikoridor banyak yang menyindir dan ngegosipin mereka scara terang-terangan, maklumlah mulut memang susah jika di rem

Itu si Alvin adek kelas yg dibilang ganteng itu kan?

Eh itu mereka jalan bareng kok pakek pegangan tangan segala sih

Eh itu adik kelas cewe ganjen banget megang-megang

Eh itu yang namanya Amelia ya?lumayan cantik kok

Cabe

Dan banyak lagi cibiran-cibiran orang yg membuat Amelia menekuk wajahnya kesal

Amelia langsung melepas tangan Alvin
"Mereka kenapa sih, ga suka sama gue bilang aja kenapa sih repot bener ngurusin hidup orang" ucap Amelia meluap-luap

Alvin hanya diam dan sedikit tersenyum kecil saat melihat wjah Amelia yang cemberut seperti itu

Alvin sama sekali tidak memperdulikan ucapan semua orang yang sedari tadi mengatainya.

Sampainya dikantin mereka langsung duduk dimeja Andrea membuat sang empu kaget dan menyembur minumannya kewajah laki-laki yang ada disebelahnya.

"Semvak lo anjing" umpat laki-laki itu membuat Andrea menyengir kuda.

"Maap maap ini nih si Amelia ngagetin gue. Gara-gara lu ni ya kan kena sembur si Rian" ucap Andrea menyalahi Amelia

"Loh kok gue?" ucap Amelia bingung.

"Ya lo pokoknya"

"Lo Lia ya?" tanya Rian

"Iya! Kenpa lo?mau nyalahin gue juga?!" ucap Amelia ngegas.

"Santai dugong" ucap Andrea

"Gue Rian, temen sekelas lo" smbil mengulurkan tangannya dan dengan senang hati Amelia memblas uluran tangannya

"Oh, amelia" ucapnya

"Gue udah tau" Rian terkekeh

"Kan biar lo inget"

"Gue pasti inget kok, aplagi nama cewe cantik kayak lo" goda rian dengan senyum jahil dan alis yang dinaik turunkan

"Sa ae lu onyet" ucap andrea

Alvin hanya diam sambil menonton dan menyimak obrolan teman"nya, kadang ia hanya menjawab dengan dehaman saat ditanya. Bahkan ia suduh kenal dengan rian tadi karena andrea memperkenalkannya seblum mereka kekantin.

⚫⚫⚫

"kita balik duluan" pamit andrea sekaligus memamiti rian

"gue bisa pamit sendiri" protes rian "gue balik" pamitnya pada alvin "dada liaaa" lanjutnya kepada amelia sambil melambaikan tangannya

"giliran ama cewe aja" celetuk andrea

Amelia membalasnya dengan lambaian tangan, sedangkan alvin hanya membalasnya dengan anggukan kepala

Berselang beberapa menit akhirnya amelia selesai makan

"yok balik kelas" ajak amelia kepada alvin, sedangkan andrea dan rian malah memutuskan untuk kembli ke kelas duluan, pasti mereka akan menyontek tugas teman lainnya

Alvin mengangguk "iya iya"

Mereka berjalan beriringan sampai ke kelas, di temani dengan bacotan amelia yang tidak bisa di kontrol, ia mengobrolkan apapun yang ada di jalur pikirannya, kadang ia juga membahas hal yang tidak penting untuk dibicarakan

Melihat tidak ada respon dari alvin selain kata 'hmm,iya,ohhh' membuat amelia berhenti dengan obrolannya

"kenapa lo diem? Gak bacot lagi?" tanya alvin heran akan perubahan tiba-tiba gadis disampingnya ini

"lo jawabnya gak iklas, lo juga gak ngedengerin semua obrolan gue" amelia memanyungkan bibirnya membuat alvin terkekeh dengan sikap gadis disampinya

"besok-besok aja gue simaknya" ucap alvin sambil menyentil jidat amelia
⚫⚫⚫

"baru pulang lo?" pertnyaan pertma yang selalu mengintrupsi alvin ketika baru menginjakan kaki di lantai rumahnya

"school gue full day" balas alvin "ga kayak elo yang suka setengah-setengah " lanjutnya lalu berlalu menuju kamarnya

Alvin menaruh tasnya di sofa, melompat ke kasurnya yang nayman tanpa melepas sepatu dan seragam sekolahnya, mengguling-gulingkan badannya mencari posisi yang nyaman sampai akhirnya terathan di posisi terlentang mengahdap ke kasur dengan siku tangan sebagai tumpuan dan jemari yang sedang mengotak-atik handphone

19 pesan dari 5 chat

Alvin membuka apliksi whatsappnya dan benar perkiraanya, pasti banyak bacotan yang terjadi di berbagai grup whatsappnya, namun fokusnya berhnti pada nomor tidak dikenalnya, alvin langsung membuka room caht degan nomor itu

From:08xxx
Jauhin cwe itu

Lo siapa? Dpt nmor gw dmna?

Gpenting lo tau

Lo nyruh gw jauhin siapa?

Amelia

Klo gw g mau?

Lo bkal liat sndri
Read.

Alvin membalikan badan dan memejamkan matanya degan tangn terlentang dan masih memegng handphone, memikirkan tentang chat tadi, siapa sebenarnya orang itu? Mengapa ia menyuruh alvin menjauhi amelia?

More than friend Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang