Bulan bersejarah

23 6 15
                                        

Awal pebruari, suasana yang cerah dan tentunya bulan paling bersejarah bagi para pasangan yang sangat antusias menantikan hari valentine, dimana mereka saling bertukar coklat untuk menunjukan betapa besar rasa cintanya kepada pasangan masing-masing melalui makanan padat yang didominasi oleh rasa manis itu

"GOOD PAGI ALVINNNNN" teriak amelia saat memasuki kelasnya

Alvin yang tadinya tengah bermain game jadi terusik karena teriakan kencang Amelia yang membuat telinganya menjadi panas

"Vin, ah lu mah jahat gue sapa seharusnya lo bales bukanya lanjutin main game" ucap amelia sambil menarik-narik baju alvin

"Ck, diem bentar elah mau menang gue" ucap alvin masih fokus dengan gamenya

"alvin ih jangan cuekin gue gitu" ucap amelia lagi dengan wajah cemberut membuat alvin membuang nafas berat lalu menatap amelia yang sedang memasang wajah cemberut

"pagi" ucap alvin datar membuat senyum amelia mengembang

"gitu dong, pagi juga alvinnnnn" jawab amelia antusias dan senyum manis yang melekat dibibir gadis cantik itu membuat amelia yang sudah cantik bertambah cantik dua kalilipat

"gue lanjut main" ucap alvin lalu kembali fokus pada hp nya membuat amelia lagi-lagi mendengus kesal amelia berfikir sejenak untuk mengganggu alvin

"Jangan, ini udah mau bel jangan dilanjutin" peringatnya

"bel masih 30 menit lagi" jawab alvin santai tanpa mengalihkan pandangannya

"alvin ih" amelia cemberut lalu menaruh tasnya sembarangan dimeja disamping alvin, dan langsung duduk dikursinya

"vin, valentine udah deket" ucap amelia dengan wajah berbinar

"gue tau" jawab alvin masih fokus dengan gamenya

"minta coklat" ucap amelia tanpa rasa malu

"ga"

Amelia menghentakkan kakinya kesal dengan laki-laki es didepannya ini.

"Trus lo mau tukaran coklat sama siapa? Kaya punya pacar aja"

"lo" gumam alvin membuat amelia terdiam sejenak

"hah? " pekik amelia yang tidak terlalu jelas mendengar ucapan alvin barusan

Alvin yang sudah menyelesaikan gamenya langsung menatap amelia dengan wajah seriusnya

"bacot"

Amelia mengerjapkan matanya beberapa kali

"kok?"

Alvin langsung pergi dari bangkunya menuju kantin

Amelia yang menyadari itu langsung berlari menyusul alvin yang sudah jauh

"alvin tai tungguin gue" teriak amelia membuat ia menjadi pusat perhatian dikoridor

Sampainya dikantin amelia langsung duduk disamping alvin yang sedang duduk dengan pandangan fokus pada hp nya membuat amelia memutar bola matanya malas

Dengan cepat amelia mengambil alih hp alvin lalu memasukannya kesaku rok nya tidak menghiraukan alvin yang kini menatapnya tajam

"balikin ga"

"ga mau, habisnya lo main game mulu" jawab amelia santai

More than friend Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang