part 16

105 2 0
                                    

Masih penasaran kan gimana kehidupan cinta sasha selanjutnya?tetap ya baca my first love is you karena cerita ini akan terus tambah seru.


#

Dear diary..

Hidup ini meman seperti pisau yang tajam yang sewaktu waktu bisa melukai kita.

Kenapa disaat aku mulai membuka hati pada seseorang datang cobaan seperti ini hingga cinta ini takut tak mampu memilikinya, aku adalah perhiasan dalam kaca putih,orang lain ingin memiliki ku,namun enggan karena aku berada didalam kaca.aku tak bisa lagi keliar dari kaca dan bergabung bersama mereka yang inginkan aku.

Ntah mungkin esok aku bisa memiliki seseorang yang bersedia menerimaku apa adanya aku.

#

Hanya itu lah yang ku lakukan didalam kamar ini, sepi dan tiada yang bisa mendengar. Ingin keluar namun rasanya malu melihat dunia ini. Seminggu sudah kejadian itu dan aku tak ingin lagi masuk sekolah,malu ku rasa dengan diriku sendiri.

Dan hari ini rasanya kepala ku pusing sekali, perutku terasa tak enak. Malas ku rasa bangun dan kuputuskan untuk tidur lagi.

"Sasha bangun nak,sarapan dulu."

Suara bunda membangunkan ku.

"Iya bunda."

Aku pun bangun dan membersihkan tubuhku lalu turun kebawah untuk sarapan bareng ayah dan bunda.

"Bun,mana telor ayam setengah matang punya ayah."

"O iya sebentar ya ayah."

Ketika pesanan ayah pada bunda datang ntah mengapa perutku terasa bergejolak dari dalam dan tiba tiba ingin muntah.

Aku berlari kekamar mandi dan segera memuntahkan semua isi perutku.

Bunda pun datang berlari menghampiriku.

"Kamu gak apa apa nak?"

"Gak apa apa kok bun,mungkin cuma masuk angin."ucapku meyakinkan bunda.

"Gak,kita harus periksa sekarang juga,bunda takut kamu hamil.ibat yang bunda kasih kamu minumkan?"

"Iya bun sasha minum kok."

"Yah ayo kerumah sakit kita periksa sasha."

Tanpa bersiap lagi kami pun langsung berangkat kerumah sakit dan menunggu beberapa antrian untuk dokter Anna.

"Sasha hamil bu pak."

Ucap dr. Anna setelah memeeiksaku.

"Hamil dok,tapi saya sudah memberi dia pil yang saya minta pada dokter kemarin?"

"Reaksi obatnya sudah terlambat bu,sperma yang masuk ke rahim Sasha sudah lebih dahulu sampai pada tempatnya sehingga pil itu tidak berfungsi lagi untuk mencairkan sperma itu."begitulah terang dr. Anna pada kami semua.

"Bunda bagaimana ini bun?"aku memangis dalam pelukan bunda.

"Kamu bisa menggugurkannya Sha."

"Gak bun,aku gak mau menggugurkannya,anak ini gak bersalah bun."

"Ya nanti ayah carikan seseorang tang mau menikahi kamu.kamu sabar ya nak."

Kami pun pamit pulang pada dr.anna dan dr.anna berpesan agar aku banyak beristurahat dan menjaga kandunganku dengan baik.

#

Aku hanya bisa duduk bermenung dihalaman belakang rumah.
Bagaimana kalau anak ini besar nati dan menanyakan ayahnya,apa yang harus aku lakukan Tuhan?

Ehem..

Suara seseorang dari belakangku mengejutkan ku.

"Anggara."

Ucapku terkejut melihat Anggara ada dibelakangku.

"Ha Sasha. "

"Hai"

"Boleh duduk?"

"Silakan."

"Kok kamu gak masuk sekolah lagi Sha?"

"Aku malas Ngga."

"Kok gitu,sebenarnya apa yang terjadi kemarin itu Sha?beberapa kali kami datang kesini kamu gak mau bertemu sama kami."

"Maaf Ngga aku lagi gak mud untuk cerita."

"Yaudah kalau begitu.tapi aku bolehkan cerita sama kamu?"

"Boleh."

Anggara menggenggam tanganku dan menatap mataku hingga matanya yang hitam bening itu beradu dengan mata ku hingga membuat jantungku berdeyak lebih kencang dari biasanya.

"Sha aku,pernah berjumpa dengan seseorang yang membuat aku jatuh cinta. Sudah lama ingin ku ungkapkan perasaan ini namun aku tak berani. Dan hari ini aku ingin mengungkapkan padanya karena ku tak ingin kehilanganny lagi. Sasha maukah kamu jadi pacarku?"

Deg..

Jantungku serasa berhenti sejenak dan detik yang berjalan itu berlalu dengan keheningan.

#
Ups.. anggara nembak Sasha..kira kira jawaban Sasha apa ya???? Tunggu selanjutnya yaaa...

MY FIRST LOVE IS YOUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang