2

137 3 0
                                        

Di pagi hari, mereka berkumpul di ruang keluarga.

"gimana apa udah ada kemajuan?" Kata Nathan Kim

"Ga ada. Gue masih harus urutin not not terus, capek. Dimimpi aja masih harus mikir gue." Kata Yuki Min

"Kalau gue, masih harus bergulat sama barbel kak." Kata Jhony Jeon

"Gue sih masih terjebak sama studio kita, disitu ada beberapa pintu setiap pintu punya gerakan dance yang beda tapi gue ga bisa ngikutinnya." Kata Harry Jung

"Gue juga masih mecahin misteri lukisan-lukisan itu, padahal gua udah cari di internet tetep ga ketemu." Kata Nathan

"Kalau gue, selalu ada di dalam pesawat yang sama kak, gua udah cari-cari dan mecahin masalahnya tetep aja pesawatnya jatuh. Itu buat gue takut kak." Kata Jimmy Park

Semuanya pun mengehela napas yang sangat berat. Merekq semua pusing apa yang harus mereka lakukan agar mereka tidak bermimpi seperti itu lagi. Jujur saja ini sangat menggangu. Terlebih lagi mereka mempunyai jadwal yang cukup sibuk.

"Mending kita bahas sambil makan nih" kata Steven Kim yang datang dari dapur.

"Wahh, makan makan!" Kata Jhony

Mereka pun berhenti sejenak membahas rapat dadakan tadi. Seketika Nathan berhenti menyantap makanannya dan menatap ku secara tajam.

"Kalau lu gimana Zed?" Kata Nathan

"Lu masih bergulat sama makhluk itu?" Sambung Nathan

Zed pun hanya mengangguk saja tetapi Zed melihat wajah kak Nathan yang sedikit kecewa. Ya, namanya adalah Zed, Zed Kim lebih tepatnya. Zed, Steven, Yuki, Harry, Nathan, Jimmy dan Jhony tinggal di 1 rumah. Kami sudah tinggal selama hampir 12 tahun lamanya. Walaupun mereka tinggal bareng sangat lama, mereka bukanlah saudara kandung. Mereka adalah group vokal yang lumayan terkenal untuk saat ini dan mempunyai jadwal yang sangat padat. Tetapi di sela kesibukan mereka, mereka masih harus memikirkan ini.

Sangat lama memang tetapi bukannya mereka tidak ingin menyelesaikan nya. Mereka bahkan pernah memanggil psikiater untuk memeriksa kondisi mereka, apakah mereka depresi atau bukan. Tetapi semua menjawab ini bukan depresi. Dan satu satunya cara yaaa mereka harus menyelesaikannya.

"Kalau lu kak?" Kata Nathan ke Steven

"Gue? Sebenarnya gue gatau ini bisa dibilang kemajuan atau bukan tapi saat di dapur dalam mimpi gw itu, saat gue sajikan makanan di meja gitu tiba-tiba meja itu bergetar dan ruangan jadi gelap seketika terus terang lagi" kata Steven

Mereka pun terkejut dengan penjelasannya. Ini berarti diantara mereka sudah membuat kemajuan. Dengan cekatan Nathan langsung mencatat semuanya.

"Terus kak, ada kejadian apa lagi gitu?" Kata Jimmy

"Ga ada" Kata Steven yang langsung melanjutkan makannya

"Okeh bentar, berarti kak Stev udah ada kemajuan sedikit. Mungkinkah? Malam ini salah satu mimpi kita bakal ke trigger?" Kata Nathan yang sangat excited.

"Udahlah Nath. Mending lu makan dulu deh. Abis ini kan kita mau rekaman. Mending kita bahas nanti." Kata Yuki

"Bentar kak. Tapi tadi lu bilang lu masak makanan kan kak? Makanannya masih utuh?" Kata Nathan

"Masih seperti nya"

"Masakan apa yang lu masak?"

"Hmm.. gue masak ikan gitu."

"Okeh. Ikan ya? Sip gue udah catet" kata Nathan.

Ya, seperti yang kalian lihat Nathan sangat tertarik dengan hal-hal misteri seperti ini. Dia juga suka membaca buku yang penuh dengan Teori. Bahkan bisa menghabiskan waktu luangnya untuk membaca. Sedangkan Zed yang setiap membaca buku penuh dengan tulisan saja cuma bisa bertahan 5 menit saja.

-Bersambung-

LOSTWhere stories live. Discover now