Sekotak Coklat

50 1 2
                                        

Cast : Maki(OC)
Genre : Romance, Comedy
Disclaimer : author owns the plot and the cast
Thanks to all my friends that gave the advice
Story inspired from Kana Nishino's Song, titled "Dear Santa"


***

      Bentuk hati …

      Maki melirik ke kiri.

      Pink …

      Maki melirik ke kanan.

      Coklat …

      Kembali Maki melirik ke kiri.

      Lampu iluminasi yang berkelip …

      Lalu kembali melirik ke kanan lagi.

       Couple …

        Tersebar di setiap sudut pandangan Maki.

        Udara yang dingin …  

        Maki merapatkan mantelnya sambil menahan dinginnya cuaca yang terasa semakin menusuk karena melihat pemandangan seperti ini.
       
        Seluruh kota dipenuhi dengan kemeriahan untuk merayakan hari Valentine yang akan jatuh esok.

        Kenapa di saat seperti ini aku harus berada diluar?

        Sendirian.

        Haaaa~

        Sambil mengehela nafas, Maki terus melanjutkan langkahnya ditengah meriahnya kota malam ini.

        Bukan karena tidak suka dengan kebahagiaan orang lain, Maki sadar kalau dia pasti bisa mendapatkan kebahagiaannya sendiri. Tapi Valantine tahun ini terasa berbeda, kenapa? Karena … 

        Yui, Sahabatnya, akan melepas masa lajang bulan depan. 

        Maki hanya merasa kesepian saja … 

        .

        .

        mungkin.

        Oh Tuhan, apakah kau masih mau mendengarkan permintaanku?

        Tahun lalu mungkin aku telah meminta hal yang sama, tapi sepertinya diriMu masih belum ingin mengabulkannya untukku.

        Setahun inipun aku sudah banyak berbuat baik, kok.

        Aku selalu berusaha untuk ramah pada siapapun, aku selalu menyapa dan tersenyum pada siapapun, bahkan pada papan Reklame minuman bersoda,

        Bagaimana aku tidak tersenyum kalau yang ngiklanin si ganteng Hirano Sho.

        Maki menghentikan langkahnya sambil menatap papan reklame tersebut yang kebetulan ada tidak jauh dari tempatnya berada sekarang. Lalu tersenyum.

        Aku juga selalu berbagi dengan siapapun, terutama dengan para juniorku di kantor. Aku selalu membagi mereka tugas dari bos, biar bisa dikerjain bareng.

        Setahun inipun aku enggak boros kok, aku selalu menggunakan uangku untuk hal yang dibutuhkan saja. Itupun karena biaya sewa apartemenku naik tapi gajiku tidak naik.

        Tanpa Maki sadari dikejauhan ada seorang pria yang memperhatikannya.

        Akupun tidak pernah bermalas-malasan, aku akan selalu jadi orang pertama yang berada dikantin, agar tidak kehabisan karage buatan Suzuki-san, karena itu enak banget. Kalau tidak cepat-cepat aku pasti kehabisan.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 31, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

NEVERLANDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang