peter? peter?
oh dia memang mencari uncle clint, tapi si ahli pemanah dengan nama hawkeye itu menghilang.
padahal dia lah yang paling merindukan peter disini. mengalahkan rasa rindu orang tuanya sendiri.
kemarin yang rindu pada peter sekarang malah menghilang. sedikit melelahkan mencari satu orang di tempat seperti ini.
well, ini luas.
tapi peter juga tidak bisa menyalahkan dad karena bangunan miliknya ini kan? tapi sekarang harus apa? wade tidak mungkin sebentar jika dad nya itu ingin berbicara.
tapi matanya malah hanya menemukan uncle bruce sedang di lab dad nya, eum bukan urusan dengan kostum dad. hanya saja barang-barang yang yang uncle bruce pegang tidak diketahui oleh otak peter.
ya peter ingin menghampiri uncle bruce dan bertanya tentang benda itu tapi suara menginterupsi peter untuk berhenti, itu uncle clint.
tentu peter memeluk uncle kesayangannya itu. untuk hari ini pelukannya belum di setor.
"kemana saja kau, uncle?"
"fury memberi ku misi. aku baru pulang dan menemui makhluk tak di undang."
"dimana? kau mengusirnya?"
"tidak. katanya dia temanmu."
"yap, aku akan mengajaknya bermain bersama kita nanti."
"dimana --"
"oh spidey!"
wade datang dari belakang clint, baru menyusul clint karena ada suatu ruangan yang membuatnya harus tertinggal. ruangan biasa.
tapi salah satu benda menempel itu mengambil perhatian wade saat melewatinya.
"wade? darimana saja kau?"
"hanya tersasar tadi."
"ayo uncle clint! wade."
tidak tau apa rencana peter hari ini disini, wade hanya mengekor di belakang.
sekarang salah satu rahasia peter terungkap oleh wade.
toh tony memberinya kesempatan sekali untuk wade menginjakkan kaki disini.
!!!
clint pergi, nat memanggilnya tadi karena ada misi.
peter bermain berdua dengan wade sampai matahari sudah akan selesai dari pekerjaan.
seharusnya peter balik tapi suatu saat justru ini akan menjadi rumah keduanya.
ruangan ini akan menjadi sebagian dari ingatannya selama hidup, karena apa yang ia lakukan semua adalah keputusannya. dad dan ayah memang sudah menunggu.
peter hanya belum siap. aunt may hanya tinggal seorang diri selama di tinggal oleh orang tua kandung peter juga...
paman ben.
toh mereka sudah pergi. peter tidak boleh seperti ini lagi. kalau ia seperti ini lagi tentu orang tuanya juga paman ben akan sedih jika tau peter masih belum rela melihat mereka pergi.
mengingat masa-masa selama ada mereka terkadang satu tetes air mata jatuh di mata sebelah kiri. memikirkan ini peter pernah berpikir kenapa ia menjadi anak tunggal? apa ia tidak punya seorang adik atau kakak? bagaimana rasanya memiliki saudara kandung? pasti akan selalu menyenangkan karena tidak pernah merasakan kesepian.
setetes air mata jatuh lagi di mata sebelah kanan. peter menangis tanpa suara walaupun senyuman dari wajahnya terbentuk jelas tanpa wade tau.
tapi wade sedari tadi memperhatikan peter yang tiba-tiba terdiam. melihatnya hanya diam wade kaget karena tau peter menangis.
KAMU SEDANG MEMBACA
HALCYON
FanfictionWATER story ⚠️all characters belong to marvel⚠️ (1/2) present ver. END - 30/4/20 (guys lanjutan nya d book sebelah ya {warna biru}, tolong liat profil ku sekali")
